Aku menulis apa yang ingin aku tulis, bukan yang ingin kamu baca.

Wednesday, November 16, 2011

Vhiefa, bukan atlet lari biasa


Ini nih, kebiasaan gue dari zaman bahula ampe sekarang, selalu terburu-buru kalo mau sekolah. Ingat dulu waktu SMA, gue selalu ngebut. ampe pernah gue naik motor dengan kecepatan 100 km/jam. Busyettt.. badan gue yang kurus kering ini ampe mau terbang ke langit, terus nancep di awan putih, nabrak pesawat garuda, terus.... Assshh.. out of the topic nih.. Oke lanjut.

Sekarang lebih parah lagi nih. berhubung kuliah gue gag bawa motor plus gobloknya gue (nyadar ternyata) ngekos di tempat yang gag ada angkot gini. jadi tiap hari gue musti lari-lari ke kampus. Maklumlah gue selalu berangkat ketika kurang 10 menit. ya, gara-gara gue selalu nyantai dulu di kamar mandi, tiduran di sono, nongkrong di sono, ngupil di sono, dan lain sebagainya yang terlalu panjang dan gag penting untuk gue sebutin.

Padahal dari kosan ke kampus lumayan deket sebenernya. sekitar seratus setengah kilometer. Tapi... jalannya bener-bener bikin dilema. gue musti naik turun curam banget. jadi setiap hari gue serasa hiking gunung, cuman bedanya ini panasssssssss (s-nya seratus kali) banget. Namanya juga kota Semarang, kebayang kan panasnya kayak apa? (kayak lihat pacar selingkuh)

Belum lagi setiap lewat samping gedung keperawatan gue musti ngelewatin padang pasir (dibaca: jalan masih tanah) yang disampingnya berkeliaran sapi-sapi. Gimana coba kalo sapinya naksir sama gue terus ngejar-ngejar gue? >.<

Yang paling bikin kesel lagi tuh ketika mata kuliah logika informatika, siang-siang jam dua gue musti ke kampus, pas panas-panasnya lagi.

Waktu itu pernah kan, gue ketiduran, bangun-bangun jam tiga. Gila! Telat satu jam. seperti biasa gue lari ke kampus, tapi dengan kecepatan lebih tinggi. kira-kira dengan percepatan 99,99 km/s2 (lebay). Saat itulah gue merasa benar-benar seperti atlet lari. Dan sialnya gue, tiba-tiba saat itu hujan turun. benar-benar penuh perjuangan.

Untungnya dosen gue waktu itu (Pak Ton) mengizinkan gue masuk. Mungkin kasihan melihat gue yang ngos-ngosan begini. guengnya gue masuk pun sia-sia saja, 10 menit kemudian kelas selesai. Sial!

Nggak kebayang jika selama kuliah gue harus lari-lari terus kayak gini. betis gue bisa-bisa segede pohon pisang. :(

Sekian aja deh cerita (dibaca: derita) gue. Semoga tidak merusak mata para pembaca. :)
kaburrr! (lari kecepatan 1 cm/jam)

4 comments:

  1. menggaris bawahi "100km/jam"
    pretty hell awesome! wow~

    ReplyDelete
  2. hihihihi . .
    bagus bagus tetap semangat kuliah ya nduk ^_^.
    pengalaman indah bersama pak ton :ngakak

    ReplyDelete

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

My picture

Hi.. I am Fifa.
I want to live my life to the absolute fullest
To open my eyes to be all i can be
To travel roads not taken, to meet faces unknown
To feel the wind, to touch the star
I promise to discover myself
To stand tall with greatness
To chase down and catch every dream
LIFE IS AN ADVENTURE

Google+ Followers

Follow by Email

Total Pageviews

Instagram

Instagram

Follow Me

Copyright © Vhiefa | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com