Aku menulis apa yang ingin aku tulis, bukan yang ingin kamu baca.

Sunday, August 11, 2013

SEMESTER 4


Hmm.. semester 4. Entah mulai dari mana aku akan bercerita. Semester 4 telah lama berlalu sejak sebulan lalu. Dan seharusnya cerita ini pun telah aku tulis sejak itu. Sayangnya karena kacaunya manajemen waktuku, jadi beginiah. Kini, aku sempat-sempatkan menulis, karena aku tahu,di memory-ku terdapat semacam garbage collector yang siap menyapu seiring berjalannya waktu, dan aku tak mau semua yang aku lalui satu semester ini hilang begitu saja.
Semester 4 ini harusnya menjadi saat dimana aku memanjakan diriku sendiri. Yah, semacam mengambil sedikit organisasi dan tidak terlalu terobsesi dengan subjek kuliah. Bisa dibilang aku melakukan itu. Tapi ibarat pepatah “sepandai-pandai tupai melompat akhirnya istirahat juga.” (Maaf, aku tak pandai membuat perumpamaan). Ya begitulah,  mendadak aku harus begini. Aku harus begitu. Harus ini harus itu banyak sekali. Semua, semua, semua, harus dilakukan. Harus dilakukan tanpa kantong ajaib. MIRIS.
Di tengah semester aku sudah harus mengikuti olimpiade matematika, yang mana ini benar-benar di luar dugaanku. Baca sajalah di sini. Belum lagi project PKM yang benar-benar menyita waktu, tenaga, dan pikiranku. Aku menyebutnya si Eco. Mmm, about my little Eco, you can see him at video bellows :


Sebenarnya akan ada banyak yang diceritakan tiap bagian dari apa yang aku lalui semester 4 ini, dan entah mengapa aku terlalu malas, atau mungkin terlalu lupa untuk menceritakannya. Maaf. Sepertinya pikiranku telah tersita oleh suatu hal. Suatu hal yang membuat ulang tahunku menjadi hambar. Suatu hal yang membuat Kendal semakin jauh. Suatu hal yang ku rasa akan terlalu panjang untuk ku paparkan di sini. Mungkin akan ku buat post tersediri nantinya.
Dari hal kuliah, bisa dikatakan semester 4 ini lebih buruk dari semester lalu. Sepertinya semester genap aku memang selalu begini. IP-ku turun dan yah, aku menerima itu. Memang harus ada yang dikorbankan bukan? Bukan hanya itu yang turun, tapi berat badanku juga. Maybe for some girl, turun berat badan itu adalah anugrah, but for me it’s like a nightmare. Sekitar 10 kg daging di tubuhku menghilang, dan kini hanya tinggal kulit membungkus tulang. Yah, sudahlah.
Dalam hal “people”, semester 4 ini aku jarang bersama teman-temanku kelas A. Yah, aku lebih banyak mengambil di kelas B, malah bahkan sekelas dengan kakak tingkat. bukan karena apa, hanya saja kelas ini tidak mengharuskanku bangun pagi. Walaupun akhirnya ketika jadwal praktikum dimulai aku pun harus bangun pagi juga. Ada banyak plus minus selama aku tidak bersama kelas A.
Lalu, tentang kehidupan kosan pun sebenarnya banyak yang musti aku ceritakan. Mulai dari Anis yang meninggalkanku, cacing yang menyerbu kamar mandi kosan, Intan yang selalu dijemput pangeran berkuda putihnya, sampai motor Emi yang mendadak dikempeskan. Lagi-lagi memory-ku terlalu cetek untuk mengungkapkannya kembali.

Ah, jemariku sepertinya sudah tak selincah dulu lagi untuk menari di keyboard ini. Baiknya aku cukupkan saja ceritaku. See yaa

1 comment:

  1. untuk kk vhiefa semangat ya..... smangat untuk mengejar cita-cita mu........
    memang hebat bagian komputer tpi kurasa diriku tak akan bisa mengikuti keinginanku dlu ku menginginkan bersekolah di jurusan komputer tetapi karena kurang biaya maka kuputuskan untuk bagian kelistrikan......banyak orang yang memimpikan untuk mempelajari komputer seperti kk tetapi tidak semua nya mencapainya jadi ku harap kk lebih bersemangat untuk mencapai cita-cita....bersyukurlah untuk semuanya kk....... maaf terlalu banyak bercerita tentang diriku yang sedih ini........

    ReplyDelete

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Google+ Followers

Follow Me

Translate

Copyright © Vhiefa | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com