Aku menulis apa yang ingin aku tulis, bukan yang ingin kamu baca.

Tuesday, December 30, 2014

Visi Menuju Fifa yang Sosialis 2014 #MEmoryeah2014

Hi bloggy, sebagai kawancut yang baik, postingan kali ini gue ikutin ke kuisnya KancutKeblenger  yaa... sebagai bentuk pengabadian kenangan gue setahun yang lalu. Hehe

Btw, kalau bloggy baca tulisan resolusi yang ingin gue capai tahun 2014  di sini . Yah, gue rasa nggak ada satu pun yang gue capai, seperti dapet skor cukup untuk sertifikat IBT, magang di Singapore, atau juara lomba nasional. Ahahaha. Yah.. I know... That was too high!

But hey... I think this part of resolution are achieved :
"... be more friendly, talkactive, confident, cheerful, being brave to see people eyes, and not being such a big fat thinker..."  
(paragraf dua, kalimat kedua, untuk selanjutnya kita sebut ini 'Visi menuju Fifa yang sosialis 2014')

Sekarang gue mau jelasin kenapa menjadi sosialis menjadi sangat penting bagi gue, terutama di tahun 2014 itu.

Pertama, karena emang gue terlahir menjadi seorang yang sangat sangat introvert dan (sok) independent, jadilah gara-gara itu banyak temen gue yang sering komplain ke gue!

"Fifaa!!! senyum!!"

"Fifaaaaaaaaaaa!!! Mereka disapa dong!"

"Fifaaa!! kalo gue ngomong lihat  mata gue!"

"Fifaaaa!!! why are you so silent? Are you sad?"

"Fifaaaaaaaaa!! Lo kayak plankton aja, pacaran sama komputer!" -_-


Kedua, karena setelah pulang student exchange dari Korea itu.. hampir seluruhnya gue jadi kuliah bareng adek tingkat, seperti RPL, MPR, Pola, dan yang paling parah adalah KKL. yah.. tau kan KKL? walaupun itu esensinya study tour, tapi itu lebih ke liburan sambil mengakrabkan diri sama temen-temen se-angkatan. Nah gue? Gue semacam alien di situ, mana gue masih sakit habis kecelakaan parah (baca sini), jadi gue juga ga bisa (sok) independent dan introvert di situ.

Ketiga, karena di tahun 2014 itu temen-temen se-angkatan gue udah mulai nggak aktif ngampus lagi. Yah... mereka udah nggak perlu ngambil kelas  karena sks mereka yang udah over. Termasuk partner in crime gue, si Norma dan Emi. Yaps.. Jadilah gue kemana-mana sendiri karena gue nggak kenal sama sekali sama adek2 tingkat.

Nah... itulah sebabnya.. Tapi gara-gara "Visi menuju Fifa yang sosialis 2014" itu juga gue jadi keterusan suka berjejaring sama adek angkatan. Sampai-sampai gue lupa sama angkatan gue sendiri. Gue mulai awkward ketika ketemu mereka di jalan. Gue mulai asing kalo kumpul bareng mereka. Untungnya temen2 angkatan gue ngadain semacam acara makrab gitu.

Saat acara makrab, ada semacam sesi sharing ngluarin unek-unek seperti kesan, pesan, atau harapan. Yang lain sih cuma bilang tentang harapan lulus cepet, tetep akrab, dan hal-hal mainstream lainnya, sementara gue, gue nggak percaya gue berani bilang gini :

"Sejak cuti kuliah kemarin, gue ngrasa jauh sama kalian, gue jarang kuliah sekelas bareng kalian, gue jarang ngumpul bareng kalian, dan mungkin kalian ngira gue sombong, cuek, ga ramah, pendiam, atau yang lain-lain. Tapi jujur! Gue ngrasa kebersamaan di angkatan kita itu penting. Makanya itu gue nunggu banget acara makrab ini.. bla bla bla bla..."

Panjang deh pokoknya, dan mengharukan banget. Ahahah.. Tapi semenjak acara makrab itu. temen-temen seangkatan gue jadi selalu nyapa gue duluan di jalan. ahahah.. Yes!!! "Visi menuju Fifa yang sosialis 2014" bener-bener menyebar ke semua tingkatan mahasiswa.

Saat gue speak up di acara Makrab Elefatic

Beside those, di tahun 2014 ini justru terjadi hal-hal yang nggak pernah gue pikir sebelumnya.. Yah. sucha unpredictable story. Mungkin ini efek dari "Visi menuju Fifa yang sosialis 2014" juga kali ya. ahaha..

<some texts here are deleted by the writer>

Unpredictable storynya adalah tentang personal branding. I am not saying I am famous, but just... this year I have so many times appeared in public. Ini dikatakan unpredicatable banget karena seperti yang gue bilang sebelumnya... Tahun 2014 itu gue menjadi makhluk yang bener-bener invisible di kampus. Apalagi gue cuma satu-satunya senior yang masih aktif kuliah di kelas. Yaps! No one know me, no one see me, and no one care of me! 

buku tahunan maba
koran Jawa Pos



ngisi di acara SORUM






Gue masuk buku tahunan untuk maba di jurusan gue, membahas tentang pengalaman waktu gue exchange di Korea.  Gue juga sempet masuk koran Jawa Pos bagian "Sosok", ini juga berkat Fifa yang sosialis berjejaring dengan mas wartawan yang baik hati. Aahhaha.. Buat Ibrahim anak Ilmu Komunikasi 2011, thanks a lot ya.. Gue juga masuk dalam website-nya undipfullprestasi. Cek di sini dan di sini. Gue juga diundang di acaranya BEM Fakultas di Scholarship Forum (SORUM) untuk ngisi tentang pengalaman exchange gue.

Ngisi di Acara Jawa Tengah Youth Forum


Oh ya.. gara-gara tahun 2014 ini gue terpilih jadi Google Student Ambassador. Gue juga jadi sering ngisi acara-nya GSA. 

Ngisi di acara HMIF


Dan karena itu juga follower gue di facebook juga bertambah seiring bertambahnya liker di fanpage-nya GSA Undip... Ahahahahha...

bahkan punya gue lebih tinggi. ahahah



Gue juga jadi sering secara tiba-tiba di-chat sama orang nggak dikenal gitu.. Mungkin sih fans!! ahahah... yah.. mereka sering nanyain tentang GSA,  nanyain tentang Student Exchange, atau sekedar menyatakan kekaguman mereka (plis! kepala gue gede! help!). but it's okey.. Fifa yang sosialis selalu melayani customer dengan ramah sampai customer puas kok. Ahahaha.. soalnya dulu gue juga kayak mereka (baca di sini). 

Ya udah! itulah memory gue di tahun 2014. Sebagai tambahan.. lo bisa lihat kaleidoskop foto gue di facebook saat tahun 2014.



Read More

Friday, December 12, 2014

BAJU LEBARAN CERIA

Assalamualaikum… Perkenalkan nama saya Afifah, hijaber asal Kendal, Jawa Tengah. Lebaran kali ini bisa dibilang lebaran terindah buat saya. Kenapa? Karena selama ramadhan ini saya sepenuhnya berada di rumah, kumpul bersama keluarga. Jadi, lebaran ini terasa banget moment kekeluargaannya. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang mana saya selalu disibukkan dengan urusan perkuliahan di luar kota.

Jadi… Alhamdulillah…. Akhir April kemarin saya wisuda. Saya memang sudah memutuskan mulai Juni saya sudah tidak kos di luar kota lagi dan mau tinggal di rumah saja. Sekalian istirahat dari berbagai aktivitas karena awal Juni itu juga saya memutuskan untuk operasi pengangkatan pen di tulang saya yang pernah patah karena kecelakaan dulu.

Pasca operasi ini memang membuat mobilitas saya menjadi agak susah, terutama jika berpergian jauh. Sempat merasa sedih juga. Mau bukber bareng teman-teman jadi susah. Mau ngabuburit bareng teman juga susah. Dan yang paling susah, mau shopping baju buat lebaran. Padahal kan lebaran ini saya mau tampil spesial.

Jalan satu-satunya adalah shopping baju melalui olshop. Saya mencari-cari hingga akhirnya saya menemukan baju yang saya suka. Modelnya macam baju-baju muslimah di luar negeri. Berbentuk semi-coat dan warnanya agak gelap gitu. Jarang sekali saya menemukan model baju seperti itu di Indonesia. Serius. Saya suka sekali baju-baju seperti itu. Saya langsung order.

Tapi saat itu adalah  H – 2 minggu dari lebaran, tepatnya tanggal 21 Juni. Hati saya bertanya-tanya, mungkinkah bajunya akan sampai sebelum lebaran?  Kekhawatiran saya makin menjadi-jadi ketika hari jumat tanggal 1 Juli paketannya belum sampai juga. Padahal besok instansi-instansi sudah mulai pada libur lebaran. Berarti jasa ekspedisinya juga mungkin libur.

Hari itu saya sampai menghubungi olshop berulang kali. Tapi katanya semua tergantung jasa ekspedisi yang mengantar, dan prediksinya pengiriman mengambil waktu 5-8 hari kerja. Saya pun mencoba mengecek no resi ke website jasa ekspedisi, sehingga saya bisa tahu status paket saya sedang dimana. Eh.. ternyata website jasa ekspedisi tersebut sedang bermasalah. Saya kemudian membuka sosial media jasa ekspedisi tersebut. Banyak yang komplain tentang pengantaran yang lambat. Saya mulai panik dari situ. Saya hubungi nomor jasa ekspedisi tersebut ternyata juga tidak ada hasil. Saya semakin panik lagi ketika saya cek history pembelian saya di situs olshop, dan ternyata pihak olshop memulai pengiriman pada tanggal 25 Juni, yang ini berarti barang baru sampai paling cepat pun tanggal 2 Juli (Padahal 2 Juli kan sudah libur lebaran).

Ya sudahlah…. Rasanya saya sudah mulai pasrah saja setelah itu.  Saya pakai baju lama saja lebaran ini.

Tepat tanggal 2 Juli, saat itu saya sedang di dalam kamar. Tiba-tiba ada orang yang mengetuk pintu rumah, dan….

Paketanku dataaaaaaaaaaaaaaaaaaaaang!!!


Akkk.. senang sekali. Aku pun memakai itu saat lebaran. Ini dia foto saya memakai baju tersebut



Oh iya.. tulisan itu diikutkan kompetisi blog dari diaryhijaber.com , berikut banner-nya :



Jangan lupa juga ikutin upcoming event dari DiaryHijaber.com sebagai berikut :

Nama Acara : Hari Hijaber Nasional
Waktu : 07 Agustus 2016 – 08 Agustus 2016
Tempat : Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat

See you... Wassalamualaikum :)
Read More

Thursday, November 27, 2014

Mid Night Dilemma

I know it’s mid night. I am staying awake because I have to study for tomorrow’s KKN exam. But, please... I can’t focus on it. There is something dancing in my mind. Yes! It’s dilemma. I need to write down here, to make my dilemma (at least) be decreasing.

Again, I see my friend with his masterpieces. Something that I wrote in my college check list but isn’t achieved yet. Surely I am envy (envy in a good side). It doesnt mean I am sad because he can, but I am sad because I can't.

Well, i think i need to tell a little bit about my 7th semester. Mmm.. actually.. I really waited for this semester. I planned a lot of this semester. Why? Because this is the only semester left for me to join those challenging IT competitions, such as Gemastik, PKM, compfest, etc. Even, I have written my idea about those programs, not only idea.. my PKM proposal is even almost finish.

But, something terrible happened in the beginning of this semester. A really really terrible, so that make me really stress on the month. I got an accident. I had no time, no power,  and no spirit to even apply the competition. So sad! Usually, I have partner beside me.. She will be my second hand when I am in the trouble like this. But.. she is.. Mmm.. Ah! I miss Norma.

Ok! to conclude... Yes! Now I can’t stripe my check list that I made since a first semester.  I don’t join any competition, I can’t get a championship trophy. Yah! But I can’t only be sighing like this. Patrick is right! “It will be ended with happiness, if it’s not happy it’s not end yet.”

Maybe I have to sacrifice a more time. It’s okey if I have to meet  9th semester to stripe this check list. As my friend said “Ini bukan tentang lulus tepat waktu, tapi tentang lulus di waktu yang tepat.” I just want... when I am graduating later, I have achieved a lot of memorable experiences. Because it’s not easy to get to this college, so that.. as long as I am a colleger, I have to do it.

Wish me luck! Help me God! Amin...



Read More

Wednesday, November 19, 2014

Twilight

I was stained, with a role
In a day not my own
But as you walked into my life
You showed what needed to be shown
And I always knew, what was right
I just didn't know that I might
Peel away and choose to see
With such a different sight

And I will never see the sky the same way and
I will learn to say good-bye to yesterday and
I will never cease to fly if held down and
I will always reach too high 'cause I've seen
'Cause I've seen, twilight

Never cared never wanted
Never sought to see what flaunted
So on purpose so in my face
Couldn't see beyond my own place
And it was so easy not to behold
What I could hold
But you taught me I could change
Whatever came within these shallow days

And I will never see the sky the same way and
I will learn to say good-bye to yesterday and
I will never cease to fly if held down and
I will always reach too high cause I've seen
'Cause I've seen

As the sun shines through
It pushes away and pushes ahead
It fills the warmth of blue
And leaves a chill instead and
I didn't know that I could be so blind
To all that is so real
But as illusion dies I see there is so much
To be revealed

And I will never see the sky the same way and
I will learn to say good-bye to yesterday and
I will never cease to fly if held down and
I will always reach too high 'cause I've seen
'Cause I've seen, twilight
Read More

Saturday, October 18, 2014

Semester 6

Welcome Semester 7... Good bye semester 6

Akhirnya.. gue punya waktu buat nulisin ini.

Oke! Seperti biasa.. tiap satu semester berakhir, harusnya gue nulis apa-apa yang gue achieve or not achieve pas semester itu. Ini malah udah masuk semester 7, udah mau UTS lagi, gue belum nulis apa-apa.

Oke deh.. gue mulai langsung aja..

Semester enam itu adalah semster ternganggur, tapi lebih nganggur semester 5 sih. Maksud gue, dari semester-semester yang gue jalanin di Undip, paling nganggur itu semester 6. Alesannya adalah gue Cuma ngambil 17 sks. Ahahahaha...

Gue rasanya kayak balik ke semester satu gitu. Bedanya, kalo semester satu gue lalui dengan nyambi jalan-jalan, berburu gratisan, hang out sama temen, dan lain-lain. Semester enam ini? NGGAK!!! Temen-temen gue pada sibuk semua. Mayoritas pada ngambil 24 sks, plus PKL lagi. Jadi fix! Gue ngejalanin kelonggaran ini sendiri. Tapi, gegara terlalu longgarnya itu. Gue jadi belajar maksimal dan IP gue 4 lagi. Wkwkwkw.. padahal, serius! Gua ga ada target IP 4, krn kalo lo baca post gue sebelum-sebelumnya, gue bilang, semester selenjut-selanjutnya.. gue mau cari ilmu! Bukan nilai!

Tentang organisasi, masa kepengurusan gue di RIC udah berakhir. Gue juga udah berniat nggak ikut organisasi apa-apa lagi yang nggak ada kaitannya sama computer science. That’s why I said I was really free. Tapi awal-awal semester gue sempet terpilih jadi Microsoft Student Partner. Ada banyak pelajaran yang gue dapet di sini, selain pelajaran tentang developing, belajar pada suhu-suhu MSP yang inspiratif, dan belajar nilai moral yang sangat dalem, yaitu “profesionalitas”.

Nilai moral itu dapet dari kesalahan hina yang gue lakuin. Jadi, karena beberapa alasan (yang nggak bisa gue sebutin di sini), gue mendaftar Google Student Ambassador, dan gue juga lolos itu. Dari situlah masalah datang, dan gue harus memilih salah satu antara GSA atau MSP.

Akhirnya gue milih GSA (karena beberapa alasan yang nggak bisa gue sebutin di sini). Sumpah! Untuk memutuskan itu, gue punya pertentangan batin yang sangat ruwet. Tapi yah, gue harus punya sikap. Gue nggak boleh mengeluh-eluhkan masa lalu, cukup ambil nilai moralnya saja. Dan dari nilai moral itu yaitu “profesionalitas”, gue mencoba terapin di GSA yang gue emban sekarang. Doain yaa...

Hmm.. cerita apa lagi ya?

Tentang kompetisi... Hmm.. Nggak ada yang gue ikutin. Sebenernya kemarin gue sempet mau ikut Hackaton API Pemilu. Tapi nggak jadi, dan gue limpahin ke temen gue, karena tim gue ganti haluan dari android development ke web development. Dan gue jujur belum bisa web sama sekali saat itu.

Ngomong-ngomong soal web gue jadi inget. Gue sempet bolos kuliah seminggu demi ikut pelatihan web yang diadain pemerintah jateng kerjasama dengan IKITAS. Itu letaknya hampir ke ujung Semarang bawah (hampir ke Kendal). Semantara Tembalang tau sendiri ada di ujung Semarang atas. Jadi tiap hari gue bolak-balik ke situ. Boros bensin! Mana macet banget sumpah! Karena perbaikan jalan itu.

Sebenernya dari sananya udah nyediain tempat menginap, malah plus makan gratis. Itu jujur! menggiurkan banget bagi anak kosan kayak gue. Tapi yahh... mau gimana lagi, sorenya gue harus les bahasa inggris gitu di Tembalang. Jadi ya mending bolak-balik aja nggak pa-pa.

Tapi nggak ada yang sia-sia kok. Pertama dari ilmunya, sekarang gue bisa web development walo dasar-dasarnya sih. Tapi itu setara dengan ilmu yang temen-temen gue punya karena mereka ambil matkul pemrograman web n internet. Jadi gue ngrasa udah nggak ketinggalan lagi sama temen-temen gue. Kedua adalah ternyata di akhir pelatihan kita dikasih pesangon!! Alhamdulillah. DUA RATUS LIMA PULUH RIBU!! Ga sia-sia deh gue boros bensin. Wkwkwk

Oh ya, kalo di atas gue sempet bilang gue ikut les bahasa inggris. Yaps! Itu bener. Jadi, gue udah bertekad sebelumnya, sesuai resolusi 2014 gue juga. Gue mau ningkatin score TOEFL gue. Jadi, uang sisa beasiswa exchange kemarin gue pake buat les bahasa inggris. Padahal setelahnya, bidikmisi juga ngadain les bahasa inggris buat kita-kita. Yaudahlah. Malah bagus kan. Double gitu! Walau gue belum daftar sih. Mungkin ntar gue daftar les dari bidikmisi yang periode semester 8. Hehe

Sekarang gue bingung mau cerita apa lagi. Udah banyak yang gue lupain. Huhuuhuu.. see? Gue gampang banget lupa. Makanya nulis itu penting banget.

Gue cerita sedikit tentang awal semester 7 gue aja deh ya? Dari pada ntar pas akhir semester 7 gue udah lupa?

Oke, semester 7 ini diawali dengan hal yang berat, diisi dengan hal yang berat juga. Jadi rencananya liburan kemarin itu gue isi dengan magang. Gue udah dapet di salah satu Software House di Semarang. Tapi... Gue kecelakaan. Lo bisa baca post-nya di sini.

Dan gara-gara kecelakaan itu, semua berimbas ke semster 7 ini. Bukan!! Alhamdulillah gue nggak cacat (terlihat dari luar), tapi.....

Ah, ntar aja gue ceritanya.. di akhir semester 7. Semoga gue masih inget. Kalo diceritain sekrang, gue takut... takut kalo.. Ah. Sudahlah...


Doain aja semoga semester 7 ini lancar dan terbaik. Padahal baru awal semester, tapi ini udah berat, padat, penuh konflik, penuh liku, stress, gundah gulana, sendiri, kacau, dan titttt *sensor*. Doain yaaa.... Semoga juga gue bisa capai apa yang belum gue capai di semester 6 itu.
Read More

Wednesday, October 15, 2014

Entah

Read More

Peri Tak Bersayap dan Ulat Bulu

Read More

Friday, October 10, 2014

Angga bisa baca! Angga bisa matematika!

Dear bloggy..

Tadi gue telpon rumah dan ngobrol bareng adek gue. Namanya Angga. Dia sekarang kelas lima SD.
Inget banget dulu Angga waktu kelas tiga, sering banget curhat ke gue. Tentang gimana dia di-bully oleh gurunya, sampe diketawain temen-temennya sekelas hanya karena belum bisa baca. Iya! Mungkin gurunya geram, karena untuk ukuran murid kelas tiga seharusnya udah bisa membaca walau itu masih dieja. Kadang juga Angga sering dibanding-bandingin sama gue oleh gurunya. Apalagi dia pernah ga naik kelas.

“Kamu kok beda banget sama Kakakmu!” kata gurunya.

Sampe-sampe adek gue pernah nanya ke gue.

“Mbak... rasanya bisa baca itu gimana sih?”

Miris banget gue denger itu. Masalahnya gue ajarin pun adek gue emang susah banget. Nggak ngerti-ngerti.

But, sekarang dia udah bisa baca kok. Lumayan lancar. Nggak tau juga prosesnya gimana? Tau-tau udah bisa. Soalnya gue emang sibuk ngampus di Semarang jadi ga perhatiin perkembangan membaca dia gitu.

Beberapa hari yang lalu gue dapet film dari temen gue. Film india.. yang ada Amir Khan.. yang tentang anak Diselexia itu. Lupa deh gue judulnya.

Nah kemarin pas pulang kampung, gue tunjujin film itu ke adek gue. Eh, tiba-tiba dia minta gue ajarin matematika. Padahal biasanya dia paling males belajar, apalagi Matematika. Nilai dia Matematika? Jangan tanya.. paling rendah di antara nilai yang lain.

Karena kebetulan seminggu sebelumnya dia nggak masuk sekolah karena sakit. Gue pun ajarin bagian yang dia ketinggalan itu. Perkalian bersusun gitu materinya.

Oh ya.. Angga emang senengnya diajarin gue. Secara gue ngajarnya halus. Wkakakak... nggak kayak emak yang suka geram n ujung-ujungnya ngajar sambil bentak-bentak. Ahahahah. Angga pun malah kabur milih main.

Balik lagi ke cerita pas tadi gue nelpon rumah. Kabarnya, Angga kemarin pas mau pulang untuk pertama kalinya dia berani angkat tangan ngerjain perkalian bersusun. Alhasil, dia dibolehin pulang duluan. Itu lho kayak jaman kita SD. Yang bisa ngerjain boleh pulang duluaan (Gue inget banget dulu gue selalu pulang pertama. Bukan sombong. Ahahahha). Nah, kabarnya adek gue ini pulang di nomer kedua setelah dia yang sering rangking satu di kelasnya.

Tau-tau... semalem temen-temen sekelas adek gue pada ke rumah. Minta adek gue buat ngajarin perkalian bersusun. Guru yang nyuruh buat minta diajarin Angga katanya. Oh my God. I am so proud. Finally.. for the first time, my brother feels what I felt when I was child.

“Mbak.. kapan pulang? Adek mau diajarin matematika yang lain nih.” Kata adek gue.


Duh.. sekarang mbak sibuk dek. Seandainya dulu pas mbak masih lowong adek rajin kayak sekarang. 
Read More

Monday, September 29, 2014

Gigiku sayang, gigiku malang

Setahuku...

Aku sedang bermimpi.

Seperti biasa, mimpi ini buram dan gelap. Aku sedang di dokter gigi, membersihkan gigiku. Scaling namanya. Semacam cara membuat gigiku lebih putih. Bukan! Bukan bleaching. Tapi kerak kuning di gigiku di-kerok habis-habisan. Hasilnya memuaskan. Gigiku putih sekali.

Setelahnya aku mampir ke rumah temanku, kemudian mengantarkan dia membeli kue ulang tahun. Tiba-tiba masih dalam keadaan gelap di alam mimpi, aku mendengar rombongan orang berteriak-teriak,

“Tariiiik!!!”

“Angkaaat! Angkat!”

“Untung tidak apa-apa ya?”

“Sampai masuk ke kolong bis ini!”

Samar! Mimpi ini masih tak begitu jelas. Kemudian mimpi ini membawa pada setting di dalam angkutan. Aku melihat sebuah tangan menyodorkan handphone-ku ke temanku tadi. Temanku berteriak ,

 “Hape-ku mana? Hape-ku mana?”.

“Sudah! Sudah! Yang penting jalan dulu!”

Kemudian keadaan gelap kembali.

Beberapa saat setelahnya, tiba-tiba mataku terbuka dan setahuku aku terbangun dari mimpiku.

Tapi....

Kok?

Tempatnya berbeda?

Bukannya tadi aku sedang tidur di rumah?

Dimana ini?

Pakaianku...

pakaianku kenapa sama dengan yang di dalam mimpi?


“Mbak gigit ini!” seorang suster memasukan kain kasa ke dalam mulutku.

Oh tidak! Mulutku penuh dengan darah.

“Mbak miring terus ya?” Suster lain bicara padaku sambil mengusapkan obat ke luka menganga lebar di pantatku.

Tidak lagi! Ternyata lebih banyak darah lagi di situ! Oh ya! Di kaki juga! Di tangan!

Apa yang terjadi??

Aku mencoba mengingat-ingat. Apa yang sebenarnya terjadi. Pikiranku melayang.

Aku izin keluarga untuk ke dokter gigi. Setelah itu....

Aku mencoba mengingat kembali.

Aku ke rumah temanku. .

Ah! Ternyata tadi itu bukan mimpi...

Kami membeli kue ulang tahun, kemudian kami mengambil motor dari parkiran. Setelah itu...

AH! Apa yang terjadi? Aku benar-benar tak ingat sama sekali.

Aku hanya bisa mendengarkan dari sekitar. Ada banyak suara, seperti dari polisi, wartawan, warga sekitar, dan juga suara temanku di bilik sebelah.

“Itu mbak itu yang parah!”

“Iya! Untung nggak apa-apa dia. Sampai keseret di bawah bis.”

“Di lampu merah itu lho. Motor-motor lagi berhenti tiba-tiba bisnya nabrak dari belakang. Rem-nya blong katanya.”

Ya Allah!! Benarkah aku kecelakaan? Apa ini aku masih mimpi?

Ah tidak! Aku benar-benar KECELAKAAN!!!

 Aku pun mengamati tubuhku sendiri. Kakiku? Bagaimana ini? Alhamdulillah masih bisa bergerak!

Tanganku! Tanganku.. Bisa! Iya bisa!

Kepalaku? Tidak ada yang berdarah kan? Alhamdulillah..

Tunggu!

Gigiku? Gigiku patah... Iya!  Gigiku... GIGIKUUU!!! Bagaimana ini? Setelah aku bersenang kerak di gigiku hilang, kini sampai segigi-giginya pun hilang. Ya Allaaaah...

Sesal! Sedih! Panik! Tidak percaya.. Semua campur aduk.

"Tenang Fifa! Yang penting kamu tidak apa-apa. Masalah gigi, bisa diganti gigi palsu". Aku mencoba menenangkan diri sendiri.

Setelah aku mulai tenang, kemudian aku mencoba bangun

dan....

‘Argghht!!!’ bahu kananku sakit sekali.

Aku raba bahuku dan seperti ada benjolan di situ. Benjolan keras seperti tulang mencuat. YA ALLAAAHHH... Apalagi ini?

Masih mulut penuh darah yang menggigit kain kasa, aku mencoba memanggil suster.

“Mmmm... Mmmmm!! Mmm!” ucapku sambil menunjuk bahu kananku dengan tangan kiri.

“Wah! Ini fraktur!”

Oh tidak apa itu fraktur? Aku tidak mau.. Ya Allah.. Baiklah tidak apa gigi patah. tapi ini....

Suster itu kemudian membawakan gendongan untuk tangan kananku.

“Jangan banyak bergerak ya mbak”

Akhirnya aku hanya duduk terdiam sambil merenung. Segala macam pertanyaan muncul di kepalaku.

Kenapa ini terjadi padaku?

Apa salahku?

Hikmah apa yang Kau rencanakan ya Allah?

Tiba-tiba ada seseorang yang memberikanku handphone. Iya! Itu handphone-ku. Aku pun langsung sms ke ibuku.

"Bu... Aku kecelakaan"


Bersambung....
Read More

Wednesday, September 24, 2014

Hall of Fame

Dear bloggy...

 I am listening a song now. It is "hall of fame". It reminds me on something. About the feeling when first time i saw the announcement that i am selected to be GSA. Yeah.. i was always turning on this song at that time.

That feeling..tasted like when i was selected to be exchange student or like i got funding from dikti or when i had to meet SBY representing BM undip or when undip selected me on mathematic olympiad or many other.. .

It feels like all my struggle are answered. My exhausting, my sucrifing.. ah.. yah.. you know.. the feels when u achieve what u chase hard. it feels like i am the champion..

I miss that feeling.

Now.. in my senior year of college, i even don't have a plan or target to be struggled. I just realize.. sometimes i worry my future too much so that i forget that i also need happiness at present. It's true..

Well, now i am confuse.
Read More

Tuesday, September 9, 2014

Liebster Award

Hallo September!

Postingan kali ini mungkin bisa disebut postingan-yang-seharusnya-nggak-dipost-sekarang.  Secara gue masih utang satu post. Ya! Biasa! Di penghujung semester! Harusnya kan gue nulis tentang serba-serbi di semester enam gue kemarin. Nah ini! Udah masuk semester tujuh aja, itu serba-serbi malah udah ke-angkut sama garbage collector di otak gue. Terus, kenapa itu nggak ditulis dari kemarin-kemarin aja? Jadi sebenernya, gue kemarin habis ngalamin KECELAKAAN (Jegleerrrrr!!!). Ntar gue bikin post tersendiri deh buat ini. (Nambah utang post satu lagi deh)

By the way, tentang postingan-yang-seharusnya-nggak-dipost-sekarang ini. Ceritanya gue dapet award dari +Indriyani Eka Sari . Ya sesuai judul postingan-yang-seharusnya-nggak-dipost-sekarang ini, namanya Liebster Award.

Apa itu Liebster Award? Yang jelas nggak ada kaitanya sama udang gede warna merah itu. Katanya... ini semacam penghargaan berantai dari blogger satu ke blogger lain. Tujuannya sih buat nge-akrab-in sesama blogger. Kalo lo dapet Liebster Award, lo harus :
  1. Post tentang award ini di blog
  2. Ucapin terimakasih buat pemberi award
  3. Certitain 11 hal tentang lo
  4. Jawab 11 pertanyaan dari pemberi award
  5. Pilih 11 blogger sebegai penerima award plus kasih 11 pertanyaan buat mereka

Oke.. sekarang gue langsung ke bagian selanjutnya.......

Bab 2


Terimakasih +Indriyani Eka Sari  atas award-nya. Seenggaknya ini buat gue inget, kalo gue masih punya blog. (Sorry.. bloggy)

Bab 3


11 hal tentang gue :

  1. Biasa dipanggil Fifa, Umur 21, gender perempuan (lihat KTP sih gitu).
  2. Nggak suka minum es atau panas karena suka linu. Jadi kalo pas makan bareng gue pesennya air putih, itu bukan serta merta pengen hemat semata (apa sih!).
  3. Bisa makan sampe 3 piring kalo pake tumis kangkung (apalagi buatan Emak).
  4. Kalo udah nemu ide atau hampir nemu ide, harus segera disalurin. Kalo nggak bisa jadi pendiem banget karena mikirin itu terus.. Bahkan kalo idenya muncul malem-malem bisa nggak tidur semaleman.
  5. Iya! Paling susah tidur.. Butuh waktu hampir sejam sejak kepala nempel bantal buat bener2 tidur. Tapi sekalinya tidur, paling susah bangun. Sekalinya bangun, susah buat tidur lagi. Jadi plis, jangan bangunin gue kalo emang nggak penting banget.
  6. Moment yang paling cling buat dapet ide-ide adalah pas mau tidur dan pas di kamar mandi pagi hari. Jadi kalo pagi-pagi gue lama-lamaan di kamar mandi, itu sebenernya mandinya 3 menit, mikirnya yang 57 menit.
  7. Betah diem terus-terusan meski di ruangan 3x3 asal ada laptop dan internet..
  8. Lebih suka segala hal yang indoor dari pada outdoor. Nggak suka panas matahari.
  9. Hobi nonton pilem. Terutama yang science fiction. Tapi males ke bioskop. Sukanya download gratisan atau kalo lagi megang laptop orang diem-diem ngopi pilem-pilemnya.
  10. Waktu SMA pernah dijuluki Miss Lebay, Miss Online, Mission Impossible, yang sekarang alhamdulillah udah mulai tobat. Tapi pas kuliah seringnya malah dijuluki Miss Gratisan. Iya! Sering hilaf kalo lihat yang gratis-gratis gitu. Pernah rela bolos kuliah kalo ada event yang gratisannya banyak.
  11. Terakhir, ini rahasia terbesar gue. Gue nggak berani lihat mata orang langsung dalam radius kurang dari sama dengan 0.5 meter. Entah itu cewek, cowok, temen deket, sahabat, bahkan keluarga gue sendiri. I don’t know why..

Bab 4


11 pertanyaan dari +Indriyani Eka Sari 

  1. Ceritain dong awal kalian ngeblog? Awal ngeblog sih tugas guru TIK pas kelas 2 SMA.
  2. Nama blog kalian apa? Kenapa milih nama itu? Namanya vhiefa dong. Soalnya terciptanya pas jaman alay. Sekarang malah vhiefa jadi nama cyber gue. Tapi udah nggak alay kok. Sumpah!
  3. Selama ngeblog, postingan yang kalian anggap paling keren yang mana? Link ya. Hmmm... Ini kali ya "Pembalut Wanita dan Es Krim Korea". Tiap baca ini seenggaknya gue jadi inget kalo gue pernah jadi makhluk yang ceria. So, buat stalkers (kalo ada), jangan cuma lihat post-post terbaru aja dong. Gue nggak se-galau dan se-pengeluh gitu kok. Itu cuma faktor kedewasaan aja (alibi)
  4. Konsisten buat postingan di blog penting nggak sih? Alasannya? Penting! Karena blog gue kan isinya repositori perjalanan hidup gue, dan gue nggak mau gue yang pelupa ini kehilangan moment-moment muda gue.
  5. Menurut kalian, ngeblog ada manfaatnya nggak?Ada dong. Yang buat nyari duit, ya bisa.. yang buat personal branding, juga bisa.. gue sih sebagai memori kedua aja.
  6. Dari ngeblog bisa dapet apa aja sih selain temen? Dapet SENSASI-nyaaaa... coba deh, tulis kisah lo, terus setahun atau dua tahun kemudian lo baca.. SENSASI-nya luaar binasaaa.. ada lucu, sedih, terharu, tambah semangat, tapi nggak jarang juga jadi jijik sama diri sendiri, tapi tetep jangan hapus. Namanya juga memori.
  7. Apa yang bikin kalian males ngeblog?  Kalo lagi sibuk atau emang nggak ada cerita yang mau ditulis.
  8. Komik atau Novel? Alasannya? Komik, karena banyak gambarnya
  9. Kalo disuruh milih nikah sama artis, mau nikah sama siapa? Kenapa?  Sama Jimmy Newtron aja deh.. Tau?
  10. Suka hujan nggak? Kenapa? Biasa aja sih.. Tapi tapi tapi.. waktu lagi nggak di Indonesia serius suara hujan yang paling dikangenin.
  11. 1 kata yang pertama kalian pikirin waktu kenal gue? Cute :D

Bab 5

Berikut 11 pertanyaannya :
  1. Apa cita-cita kalian? Atau senggaknya 5 tahun kedepan kalian mau gimana?
  2. Lebih suka mana? Langit malam bertabur bintang, langit biru yang cerah serta awan yang bergerombol, langit yang terpantul jingga di waktu senja, atau langit mendung setelah hujan dengan garis pelangi?
  3. Apa pendapat kalian tentang lulus tepat waktu atau lulus di waktu yang tepat? Dan pilih yang mana? (gue lagi galau ini.. AHaha)
  4. Tiga katakter yang menggambarkan kepribadian gue menurut kalian apa?
  5. Kalian nulis tentang apa di blog? dan apa kalian tetep mau nulis tentang itu pas kalian udah sibuk kerja n berkeluarga ntar?
  6. Apa yang kalian lakuin kalo ada yang nggak suka tulisan kalian di blog?
  7. Kegiatan apa yang kalo kalian udah nglakuin itu, kalian bakal lupa waktu?
  8. Kalo kalian dikasih satu kekuatan super hero, kalian pengen bisa apa? apa yang bakal kalian lakuin dengan kekuatan itu? Dan apa reaksi sekitar kalo tau itu?
  9. Lebih percaya mana “cinta pandangan pertama” atau “cinta karena terbiasa”? (Maaf mulai random)
  10. Kalian mau nikah umur berapa? (Ahahahah ... makin random) Oh iya sekalian.. cewek itu idealnya nikah umur berapa menurut kalian?
  11. Terakhir.. jawab soal berikut aja. Ahahahhaha...


Dan 11 blogger yang lagi sial dapet award dari gue adalah...
  1. +Fahrunnisa Laila 
  2. +banon
  3. +ega norista 
  4. +Gisella Thiofanny 
  5. +Muhammad Mufid Luthfi 
  6. +Fadhila Hasna Athaya 
  7. +Jasicka Indri Kusuma 
  8. +Ratna Hartiningtyas 
  9. +Inncha Widriany 
  10. +Sekar Sae or +sekar khoirunnisa 
  11. +eko listiyono 

Ehehe.. temen-temen komunitas blogger udah habis keborong dapet award semua. Jadi  temen-temen kampus dan GSA yang punya blog juga dapet. Gue tau genre blog kalian bukan beginian, so terserah kalian mau lanjutin award-nya atau nggak, yang jelas gue udah nggak ada utang tulisan. Ahahaha

Well, sekian postingan-yang-seharusnya-nggak-dipost-sekarang ini.. See yaa...
Read More

Friday, July 18, 2014

GAFE Trainning

Well, lagi nggak mood nulis nih. Serius!

Tapi sebelum gue lupa, gue harus nulis ini, karena ini salah satu moment penting dalam hidup gue.

So, sekitar dua minggu yang lalu akhirnya gue ke kantor Google Indonesia. Sumpah! kantor Google itu keren banget. Makanan gratis di kitchen, tempat istirahat warna warni, interior-interiornyanyaa... ah!! mirip taman kanak-kanak deh. Keren!
di kantor Google, Jakarta
Teras Indor di Google
Diambil temen gue Fian
Tempat di Google yang tim gue biasa pake buat bahas project GAFE
Credit to Fian
Mussola di Google
Goo-shalla

Google ngadain semacam pelatihan buat kita-kita GSA se-Indonesia. Iya! Gratis dong! ahahahha... saya suka gratisan. Pelatihan ini dibagi dua batch, dan gue ikut batch pertama. Kita naik kereta dan selama dua hari itu kita tidurnya  di kantor kibar.

Ini gue di kantor Kibar. Kayak taman kanak-kanak juga.
Banyak tulisan n interior-interior lucu :D
Pelatihan ini tentang Google Apps for Education (GAFE) gitu. Jadi apa itu GAFE? Hmmm... gimana ya jelasinnya.


Jadi lo pernah nggak ngerjain tugas makalah sekelompok. Setiap salah satu anggota kelompok ngerjain terus di-upload, anggota lain sekelompok download-ngupdate terus upload lagi, anggota lain download-update-upload lagi, begitu seterusnya. Pernah? gue jujur pernah. Nah, di Gafe trainning itu, kita-kita langsung praktik.. Tinggal buka Google docs, terus masing2 anggota kelompok ngetik bareng-bareng di situ. Iya! ketikan masing2 anggota langsung masuk! real time kita bisa lihat! nggak perlu download-update-download terus-terusan. Lebih efisien yang mana?

Selalu deh, nggak lupa buat selfie
Terus pernah nggak lo se-organisasi kampus, mau nentuin jadwal rapat aja susah bener? Yang satu bisa dateng yang satu ga bisa karena kuliah misalnya. Terus lo sebagai ketua ngurutin satu per satu kapan anggota-anggota seorganisasi free? Yups.. gue pernah. Tau nggak dengan Google kalender masing-masing anggota organisasi lo bisa masukin jadwal mereka, jadi dengan mudah kita bisa lihat kapan mereka free kapan nggak. Mereka semua!! dengan satu tampilan kalender aja!!



Terus pernah juga ga lo ngrasa ribet banget lihat mading kampus penuh sama event-event se-universitas? tanggal-tanggal kadang ada yang tabrakan? Kadang malah lupa? Terus pernah nggak bayangin seandainya semua event-event itu terangkum pada suatu tampilan kalender yang bisa lo akses dimana aja? Bisa!! dengan Google Calender.
saat pelatihan berlangsung, with other GSAs

Sekarang udah bisa nangkep kan GAFE itu apa? ada banyak lagi contoh yang lain sebenernya soal GAFE. Selain itu kita juga dilatih tentang public speaking, cara komunikasi yang influencing, dan macem-macem. Btw, bentar lagi kita bakal dikasih ujian sertifikasi GAFE gratis!! yang aslinya bayar mahal lho.



Gue jadi pengen ngadain pelatihan GAFE juga nih di kampus. Biar mahasiswa-mahasiswa tau aja bahwa pekerjaan mereka sebagai student itu bisa simple banget dengan Google. Oke, cukup aja cerita dari gue. Maaf, singkat banget ceritanya. Nggak mood nulis bener.. lagi UAS nih! oke.. Bye!
Read More

Sunday, June 29, 2014

Flying to the Philipines (GSA stories)

GSA SEA 2014

Di post kali ini gue bakal nyeritain tentang apa-apa yang gue alamin pas summit di Filipina, tapi sebelumnya biar tau dulu kenapa gue bisa lolos GSA, baca langsung aja di mari

Okey..waktu itu kita berangkat tanggal 28 Mei 2014. Gue bareng GSA-GSA se-semarang, ada Fian, Ward, Juki, Hanif, dan Erik. Iya! gue cewek sendiri. Emak gue lebay-nya bukan main gegara itu.

"Kok cewek sendiri? Kalo itu acara penipuan gimana? Daftarnya lewat internet kan? Ntar di culik gimana coba?"

GSA Semarang
Pre Departure


Kita berangkat jam 9 am by lion air ke jakarta dulu. di situ kita ketemu GSA-GSA se-Indonesia. Rasanya kayak kopdar gitu secara sebelumnya kita semua udah sering chit chat di line. Ternyata bertemu dengan orang-orang yang punya passion sama ngebuat urat malu kita kayak putus secara masal. Hampir setiap point  tempat kita lakuin buat selfie. Tongsis jadi terkenal banget di sini.



Habis itu kita semua berangkat dari terminal 3 ke singapore buat transit. Gue lupa nyampe jam berapa di Changi. Kayaknya sih jam 8an malem. Kita pake tiger air dan itu... seriously, landing n lepas landasnya ngeri banget. Anyway, pesawat kita yang menuju ke Cebu bakal terbang jam 8 am. Iya! jadinya semalaman kita nggembel di Changi. tapi senggembel-nggembelnya, tetep aja kita kayak orang berkelas. Soalnya fasilitas di sana lengkap banget, teknologi tinggi, dan gratis tentunya. Kita bahkan sampe muter-muter ke terminal-terminal lain. dan.. ini yang bener-bener gue kangenin.



Gue nyebutnya "Kursi pijat". Itu kalo kaki kita dimasukin seakan kayak ada tangan yang meraba-raba kaki kita. mantep banget pokoknya. 

By the way.. ada misi terselubung sebenernya yang harusnya harus gue capai waktu di Singapore.. Tapi... tapi.. tapi... Ah! gue terlalu gundah buat nyeritainnya. Gambar ini mungkin bisa mewakilinya.

Pengennya foto di patung Merlion, tapi nyatanya foto sama gambarnya doang :'(


Langsung aja gue ceritain pas di Philipines.

Di sini kita ketemu GSA-GSA se-asia tenggara. Jadi, international bangetlah atmosfirnya. Kalo ditanya dua kata yang menggambarkan aktifitas gue disana, itu adalah "kenyang" dan "narsis". Di hotel radisson blue itu, gue makan kayak lima kali sehari, bahkan sebelum gue laper makanan udah disuguhi. Hilaf dah gue. Kalo disuguhi makanan gratis dan melimpah keanggunan gue langsung menurun 100%. Iya! jadi minus gitu deh nilainya.

Tentang narsis.. sebenernya ini pengaruh dari alam sekitar. ga tau kenapa gue jadi terbawa aja. So, tiap ada seseorang yang bawa kamera terus teriak "Selfieeee!!!", orang-orang disekitar dalam radius 10 meter pun langsung mendekat. Kira-kira beginilah jadinya.



Tapi, bukan ini inti dari summit sebenarnya. Di sini kita di-trainning untuk menjadi GSA yang sebenarnya. Mulai hari pertama hingga ketiga, ada pembicara dari Google yang kece-kece banget. Kita ditrainning tentang kepemimpinan, berpikir kritis, budaya di Google, produk-produk Google, sampai policy-policy buat GSA. Plis ya! Gue ngrasa kayak artis gitu. Soalnya ada beberapa policy dari PR yang intinya kalo kita dideketin wartawan, kita harus lapor dulu ke Google.

Kita juga dibuat menjadi tim-tim, and this is my team. we are G-Heroes.

tim gue lagi menggila

tim gue sehabis presentasi event simulation


Ada beberapa misi yang tiap tim harus lakuin. Seperti membuat video tentang summit, google site, dan simulasi event. Alhamdulillah-nya tim kita menang untuk kategori video , dan google site. Berikut video tim kita, dan untuk google site kita, klik aja di mari



Di malam terakhir.. ada cultural party yang masing-masing negara harus perform budayanya masing-masing. Sumpah! Indonesia keren banget. kita emang bener-bener kompak! negara lain juga keren-keren banget sih. pokoknya kita semua kereeeen. Di sini gue baru ngrasain pesta yang bener-bener pesta. kita nge-dance rame-rame, selfie rame-rame (tetep), nyanyi rame-rame, sampai nyebur kolam renang rame-rame--> tapi untuk ini gue ga ikutin. Iya! gue ga bisa renang. yang ada malah gue gelagapan ntar.

suasana pesta.. Ajep ajep banget

with friend from Pakistan

with my friend and Google Speaker

with my roomate from Sri Lanka

Oke.. gue rasa cukup sampe di sini cerita gue. Bye!

PS : Filipina itu mirip banget sama Indonesia. tata kotanya, cuacanya, muka-muka orangnya, ramahnya,  aksen bahasanya, exchange rate-nya pun ga jauh beda. Jadi, di Filipina itu kayak di negara sendiri. Iya sih. sama-sama negara berkembang. hehe





Read More

Wednesday, June 25, 2014

A Late Night Sigh

I realize that I can’t handle more than one jobs in a same time. I used to never start the next job before finishing my first job. That’s why, I try to finish my part as soon as possible.

We have dealt, haven’t we? This is my part, this is your part. Just because I have finished my part, it doesn’t mean I am free now, so you just said that I have to also help you finishing your part. Ah!

I have been so tired if I have to “save” our  team (again) by doing more than 50% of our job. It is not fair. It is not teamwork. And the worst thing is why I don’t brave enough to say it to you!


PS : sorry for my emotional writing. It is just the only way I can express my feeling. At least it can make me calm and better. Yes! I write what I want to write, not what you want to read. So, reader! You don’t need to read it if you don’t like.
Read More

Thursday, June 5, 2014

Google Student Ambassador 2014 (The Beginning Story)

Application
Berdasarkan pengalaman, ini aplikasi yang harus saya siapkan kemarin :

- Proof of Enrollment
kalo kamu anak undip, khususnya FSM, kamu bisa dapetkan di fsm.undip.ac.id > academic corner > download area > Surat keterangan mahasiswa, minta ttd ketua TU, habis itu minta cap di umper.

- Recommendation Letter
ini kamu bisa minta ke dosen, proffesor, PD, Dekan, PR, Rektor, Pembimbing, atau bahkan ex-GSA, tapi usahakan yang bener-bener kenal kamu. Karena kemarin suruh upload dua recommendation letter, saya sih sebenarnya pengen satu dari dosen dan satu lagi dari ex-GSA biar lebih gede peluang lolosnya. Hahaha. Tapi yaa, dapet dari dosen ternyata lebih mudah. Ya udah recommendation letter saya dapet dari dosen saja. Oh ya, kalau kamu mau  recomendation letter dari saya buat next year application, coba deh aktif membantu event-event GSA yang bakal saya hold di Undip. Info lebih lanjut hubungi saya via +Afifatul Mukaroh saja.

- Video
Ini yang lumayan susah, pertama karena saya ga jago edit video. Kedua video cuma 30 detik dan ada banyak hal yang saya ingin sampaikan tentang siapa saya, hobby saya, maupun motivasi dan misi saya. Ketiga, internet saya terlalu lemot untuk upload ke YouTube.

Akhirnya, saya cuma pakai Movie Maker. Iya itu saya membuat ratusan images untuk membuat animasi patah-patah yang di video cuma tayang beberapa detik. -_-

Untuk menampilkan isi kepala saya yang banyak ini ke 30 detik video, saya pun berinisiatif untuk menarasikan pikiran saya secara general aja, dan secara spesifiknya saya tayangkan di video, yang sayangnya malah ga kelihatan karena video saya jadi blur gitu di YouTube. Saya sampai upload dua kali, tetap saja blur. Setelah saya browsing-browsing kenapa bisa blur, eh ternyata YouTube sengaja membuat blur bagi yang bandwith nternetnya kecil. Hiks. Oke, langsung saja ini video aplikasi saya.



Oh ya, ada cerita unik di sini, sebelum membuat video ini saya kepo-kepo video applicants lainnya (Baik itu indonesia maupun negara lain) buat dijadiin referensi dan anehnya mereka yang videonya saya jadikan referensi juga lolos GSA. Jadi waktu kenalan sama mereka saya sering banget bilang "I have seen your video application on YouTube". Ahahaha. dan anehnya lagi, ada juga yang bilang dia pernah nonton video aplikasi saya. Kesimpulannya adalah buat jadi GSA, kamu harus suka kepo. Sip!

- Mengisi form aplikasi
Seperti biasa, sebelum mengisi form aplikasi (di https://gsa.withgoogle.com) saya selalu mengcopy semua daftar pertanyaannya dan meng-paste-nya ke word office, untuk selanjutnya saya isi di situ. Alasannya adalah agar saya bisa melanjutkan mengisinya esok-esok hari selanjutnya, agar saya bisa mereview berulang kali sebelum disubmit, agar saya punya repository jika saya mau mendaftar hal serupa lagi (Please, jangan request contoh jawaban-jawaban saya di form aplikasi. Jadilah unik dengan menjadi diri sendiri )

Announcement
Setelah aplikasi, hampir tiap hari saya mambuka https://gsa.withgoogle.com dan gmail saya, hingga suatu ketika saya disibukan dengan acara MSP. Saat itu saya ke Jogja untuk menghadiri MSP Spark. Iya! dengan motor. Perjalannya sekitar tiga jam untuk berangkat dan kita cuma punya waktu sekitar 7 jam untuk istirahat dari motor kemudian perjalanan lagi selama tiga jam untuk pulang. Oke, saya sudah meyakinkan diri saya untuk langsung tidur pulang nanti. Tapi tiba-tiba saya teringat omongan teman MSP saya saat evaluasi MSP Spark tadi. Dia bilang "Temenku lolos GSA diundang ke Philipines lho. MSP juga dong". Kira-kira seperti itu. Dan pikiran saya seperti kembali pada saat mendengar itu. Rasanya, perasaan kemarin-kemarin saya sering mengecek dan tidak ada info apa-apa. Apa saya tidak lolos? Sedih!!

Pulang dari Jogja saya langsung buka Patrick dan mengabaikan wanti-wanti saya sendiri untuk tidur. Saya langsung buka gmail, ada sekitar tujuh email di sana, seperti biasanya saya selalu membuka email terlama terlebih dahulu dan ternyata saya lolooooooooooooooos!!! Dari tanggal email itu dikirim, ternyata pengumuman baru kemarin dan terakhir saya mengecek gmail adalah kemarin lusa. Ahhahahah.. Pantesan kemarin ketika saya membuka Google Search, ada pemberitahuan di kanan atas, banyak sekali orang tidak dikenal yang circle saya, ternyata mereka GSA yang juga lolos.

Sangking senangnya, saya tidak tidur semalaman. Iya! Paginya body saya kayak habis nyangkul 78 hektar sawah. Saya tidak bisa merasakan kaki dan tangan saya. Semua seperti telah memisah. Punggung saya pun seperti sudah menyatu dengan kasur ga bisa dilepas.

Untuk tau cerita saya, selama summit di Philipines, klik di sini
Read More

Wednesday, May 14, 2014

I lost my focus

"Do I change? or it was my mask that fell off?"

I don't know why. But, I have been so tired to always be nice with others. Honestly, I am not enjoying when I have to always say "yes, u are right!" or "Yes, I think so". I am really really tired.

I know I am Geek. People used to have dificulty to understand me. That's why when I was elementary school, people kept bullying me. I had no friends and... Okey, I don't want to talk about it. 

But anyway, recently I like to stay alone instead of keep talking with people who have different passion with me. Maybe because I am INTJ. I realize that sometimes I have to talk about other idea, but it makes me lost my focus. I know the idea is not always bad, but it is not my passion, it is not my ability, and I am tired to always use "yes" mask. 

I am tired, I am tired, and I am sad. Why do I never find people who have similiar thought with me? in this college I mean, in this rest of half undergraduate degree. Am I that Geek? or freak maybe? am I the only one people with this type? But, how about friends when I was high school? How about friends when I was still in first quarter of undergraduate degree. Have they changed? or their mask have fallen off? just like what I may to do right now.

Stay with them, makes me unconfortable. I am not antisocial, I am not too chooser, but pllease understand me, understand INTJ people, or introvert people for exactly.

Ahh!! why am I so complainer? why is my english grammar so bad?

Fifaaaa!!!!!!!!!!!!!!! Stop always asking like that!


Arggggggggggggghhhhhhhhhhhhh!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Read More

Sunday, April 6, 2014

Belajar dari #FifayangRakus (Learning to say no to good opportunity because it's not my dream)

Cahaya itu seperti datang tiba-tiba, menerangiku, tapi juga memukulku. Setelah aku kembali dari pertukaran pelajar di Korea, aku sadar ada jiwa lain dalam diriku. Jiwa yang dulu sempat mengambil alih tubuh ini. Dia #FifayangRakus.

Aku ingat betul ketika #FifayangRakus masih di sini. Dia membuatku mendapatkan segala yang aku inginkan. Tapi karena kerakusannya, kadang aku mengorbankan waktuku, tenagaku, pikiranku, dan yang paling parah, kadang aku mengorbankan langkah kecil yang sebenarnya berpengaruh pada impian besarku. 

Salah satu ulah #FifayangRakus ini adalah pertukaran pelajar ke luar negeri, mimpiku sejak kecil. Gara-gara itu aku sadar aku melewatkan langkah kecil untuk masa depanku, satu semester kuliahku sia-sia, IP-ku nol. Iya! Aku sendiri yang bilang "Setiap ada pencapaian ada pengorbanan". tapi sebenarnya aku bisa meminimalisirnya dengan mengambil cuti bukan? Ah! Memang persiapanku belum matang saat itu. #FifayangRakus membuatku lupa segalanya. Sebagai mahasiswa bidikmisi, satu semester itu adalah tanggung jawab besar.  Uang hasil para pekerja becak,  nelayan di laut, buruh tani, atau penjual gorengan keliling dititipkannya untukku.

Terkadang aku kecewa dengan diriku. kenapa aku ke Korea semester itu? Aku belum mantap bukan? Bahkan aku baru sadar ada  banyak check list terlewatkan karena kesiapanku yang kurang itu. Seperti mengikuti conference/seminar di Korea, internship di sana, atau ikut proyek profesor.  Kemudian aku berandai-andai, kenapa #FifayangRakus tak membiarkanku exchange semester enam atau delapan saja? Ketika aku sudah mantap dan siap. 

Tapi tunggu! Kalau aku exchange ketika aku sudah siap aku tak akan mengalami kekecewaan seperti ini dan mungkin aku tak akan pernah sadar #FifayangRakus ada di sini. Kemudian kerakusannya justru membuatku makin terjebak pada kesempatan-kesempatan indah tapi yang sebenarnya tidak aku butuhkan, membuang waktuku, tenagaku, pikiranku, dan langkah kecil yang berpengaruh pada mimpi besarku. Kemudian orang-orang hebat yang aku temui di Korea sana, yang membuatku sadar akan adanya #FifayangRakus juga belum tentu bisa aku temui nantinya. 

Kini aku berterimakasih! Tidak! aku tidak menyesal. Sekali lagi, cahaya yang aku dapat sepulang dari korea bukan hanya memukulku, tapi menerangiku. Cahaya yang belum tentu orang lain bisa temukan dan mungkin tidak akan mereka temukan. Aku melihatnya sendiri, dan aku prihatin dengan mereka. Memang! Pepatah "Mumpung masih kuliah ambil kesempatan yang banyak" itu benar, tapi jika kesempatan tak sejalan dengan mimpi besarmu, apa iya kamu mau mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiranmu yang sebenarnya bisa kamu berikan untuk langkah kecilmu?

Kini aku akan belajar berkata "tidak" pada kesempatan sebagus apapun kalau itu tak sejalan apalagi membuatku mengorbankan mimpi besarku. Aku tahu itu berat. Seberat menolak lelaki tampan, mapan, pintar, atau soleh karena tidak mencintainya. Tapi perlahan aku yakin aku bisa. 

Ternyata "fokus" itu susah. Ternyata selama ini aku cuma bisa bicara saja. Namun kali ini "fokus" itu ku harap bisa aku terapkan. Aku akan belajar untuk memilih prioritas yang tepat, menunda atau bahkan menghapus keinginan-keinganan #FifayangRakus yang tak ku butuhkan. Aku ingin jadi peniliti ilmu komputer, langkahku adalah mengambil master di bidang itu. Aku harus fokus pada kuliahku. Sudahlah #FifayangRakus! Tak perlu kecewa telah berkata tidak pada "Trainning AHM", "magang di IO!", "English Debating", "Mawapres", "organisasi non IT", "PPAN" atau yang lainnya. Waktu, tenaga, dan pikiranmu terlalu berharga untuk itu. Lebih baik kau gunakan untuk belajar di kuliahmu.
Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

My picture

Hi.. I am Fifa.
I want to live my life to the absolute fullest
To open my eyes to be all i can be
To travel roads not taken, to meet faces unknown
To feel the wind, to touch the star
I promise to discover myself
To stand tall with greatness
To chase down and catch every dream
LIFE IS AN ADVENTURE

Blog Archive

Google+ Followers

Follow Me

Translate

Copyright © Vhiefa | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com