Aku menulis apa yang ingin aku tulis, bukan yang ingin kamu baca.

Monday, October 12, 2015

Semester 8

Ayo berikan sorak sorai karena akhirnya semester delapan saya telah berakhir!!!! Yeeeyyyy!!! (tepuk tangan super meriah)

Apa???

Lulus??

Mmm...Bentar.. Sepertinya jemuran eike belum diangkat.. (kabur)

Okey... jujur! itu pertanyaan yang sangat sensitif saat ini. Iya! Kalo kamu nanyain kapan aku lulus? Ah... rasanya aku pengen bacain puisi-nya Chairil Anwar yang "Aku" aja.

Aku...
Kalau sampai waktuku (lulus).
Ku mau tak seorang pun kan tahu..
Tidak juga kau!!!

Halah.. intinya begitulah.

Banyak temen-temenku heran. Kenapa aku belum lulus juga. Apalagi setelah mereka baca status-ku yang tanggal 28 Mei seperti berikut :



World, now I am officially free and still alive!! :DSebulan ini akhirnya seminar PKL, seminar proposal TA, GSA,...
Posted by Afifatul Mukaroh on Thursday, May 28, 2015




Mereka mengira sejak itu berarti aku sudah bisa menyelesaikan TA-ku. Anggaplah setelah itu ada bulan Juni, Juli, dan Agustus. TIGA BULAN!!!! harusnya semester 8 ini aku bisa selesai semuanya. Ah.. mereka salah kira. Terutama dosen pembimbingku. -_-

Kenapa aku belum bisa selesai juga?

Nah... ini yang mau ceritakan.

Well, semester delapan. Orang bilang ini semester akhir. Ya, memang! akhir! Maka dari itu semester akhir ini dimanfaatkan orang-orang untuk menyelesaikan TA-nya. Tapi bagiku.. Karena ini semester akhir, maka dari itu aku harus menyelesaikan bucket list-ku yang memang harus aku lakukan ketika aku masih berstatus mahasiswa. Iya!!! aku punya bucket list lain lagi nanti kalo sudah bukan mahasiswa. Jadi, mau nggak mau aku harus nge-check bucket list ini sekarang, atau tidak selamanya.

Ada orang bilang, "Saat kamu tua, yang kamu sesali itu bukan hal-hal yang sudah kamu lalukan, tapi justru hal-hal yang belum kamu lakukan." Maka dari itu, menurut aku... dari pada tidak selamanya, mending mundur selangkah, untuk ancang-ancang biar lompatan ke depannya langsung berkali lipat dari langkah orang lain. Ahahahah.

Mungkin pola pikirku aja yang terlalu nyentrik kali ya? Tapi aku yakin kok ada orang yang sepemikiran denganku, walau mungkin mereka tidak satu jurusan/kampus denganku dan jumlahnya mungkin sangat sedikit.

Lagi pula.. selama ini tidak merugikan siapapun, aku rasa tidak masalah. Sejak awal aku kuliah, aku tidak memakai uang orang tuaku. Well, lalu bagaimana dengan instansi yang memberiku beasiswa? Aku kan pernah nggak kuliah selama satu semester saat aku exchange dulu. Jadi, anggaplah semester delapan ini adalah semester tujuh bagiku ya? Hehe.

Ah.. Alibi mulu tulisanku ini. Baiklah langsung saja ke bagian "What I've achieved and haven't achieved at 8th semester" biar kayak postingan semestes-semester sebelumnya. Hehe.

Semester delapan ini bisa dibilang semester paling produktif (bagiku). Awalnya aku mengira bucket list-ku tidak akan ter-check semua mengingat minimnya waktu. Hehe. Tapi... let see my writing belows...

Semetser delapan aku ngambil 1 mata kuliah Information Retrival, yang alhamdulillah dapat A. Hehe. Aku ngambil PKL, yang alhamdulillah seminar juga dan dapat A. Aku ngambil TA1, yang alhamdulillah seminar proposal juga dan dapet A. berarti tinggal TA2 (atau skripsi) yang memang sudah aku canangkan bahwa itu akan aku selesaikan di semester 9 (Amin).

Ah.. kalau ngomongin akademik kayaknya udah bisa ditebak ya.

Baiklah ke hal lain.

Ada salah satu prokerku sebagai GSA yang akhirnya ngasih efek indah yang beruntun kayak domino ke hidup aku. Namanya Study Jam. Study Jam adalah kelompok belajar Android di Undip yang didukung penuh oleh Google (Atau worldwide GDG lebih tepatnya). Berkat itu, aku bisa pemrograman Android dan berjejaring dengan programer Android hebat lainnya. Dari study jam, aku akhirnya di-gratisi (AKU SUKA GRATISAN) ikut Udacity Course yang aslinya bisa 2 jutaan rupiah. Sampai akhirnya aku dapat sertifikat dari Udacity dan menelurkan sebuah aplikasi android. Oh ya... Aku dapet akun di Google Play juga yang harganya bisa sekitar 400 ribuan rupiah. Hehe.

Aplikasi yang aku telurkan (kayak ayam aja-_-) dari Study Jam itu, sebut saja namanya "WhatsOn" aku ikutkan ke StartUp Competition dan inilah hasilnya :


Ini namanya "gosok-gosok berhadiah".Setelah selesai sama final project-nya study jam yang "WhatsOn Undip", iseng-iseng...
Posted by Afifatul Mukaroh on Thursday, May 7, 2015


WhatsOn is also finally powered by BEM Undip (berkat temen aku si Ibnu. Thanks ya!), dan akhirnya anak-anak Undip pada booming nge-download aplikasi ini. Kalo kamu mau download, ini link-nya : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.vhiefa.whatsonundip

Oh ya.. eike dan temen-temen KMI Undip sampai sempet siaran di radio Pro Alma Undip buat ngenalin WhatsOn ini lho. Sekarang WhatsOn udah release ke versi 2.3 dan udah 1000-5000 download-an. Ntar aku bikin post sendiri deh tentang proses berdirinya, proses perjalanannya, sampai kedepannya mau dibawa kemana si WhatsOn ini. Soalnya kalo diceritain di sini bakal panjang bangeeetttt...

Berkat Study Jam juga aku akhirnya bisa berjejaring dengan anak-anak DCS dan mungkin (uhuk) menjadi bagian di dalamnya (halah). Apa itu DCS? nanti aku bikin post sendiri. Iya!! total aku janjiin dua post. Catet!!! Kalo aku lupa.. tapi maklumin ya? Hehe.

Kemarin aku dan anak-anak DCS lebih tepatnya Eko, Adik, dan Faqih akhirnya lolos babak final Compfest di UI. Proyek kami adalah siaga banjir. Ini link-nya : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.digitcreativestudio.siagabanjir

Banyak sebenernya yang mau aku ceritain tentang perjuangan di Compfest ini. Mulai dari Juli saat seleksi proposal;, bulan Agustus proses development (FYI,.. Saat development ini aku ngrasa udah kayak software engineer beneran lho. Kita bener-bener nerapin pelajaran RPL dimana kita kolaborasi ngoding jarak jauh dan semua terhubung hanya dengan github. Haha).. Bulan september detik-detik pengumuman final. Sampai akhirnya awal oktober kemarin kita final ke Jakarta. Kita nggak dapat juara sih.. Tapi banyak banget pelajaran dan experience yang aku pribadi dapet dari situ. Ah.. ntar aku bikin post tersendiri aja tentang pelajaran dan experience yang aku dapat itu. Oke! aku udah janjiin tiga postingan.

Sebagai bonus, ini ada foto pas di sana.




Iya.. aku cewek sendiri. Ditambah itu ada tim dari Undip lainnya juga (Special Topics team : Fajar, Ihsan, dan Cahaya) yang cowok semua. Jadinya aku makin kelihatan cewek sendiri. Tapi gpp. Aku udah biasa. Emang kok kalo acara-acara yang berhubungan dengan IT, cewek selalu jadi minoritas. GSA Semarang juga aku cewek sendiri (1 banding 5). Dulu waktu aku masih jadi MSP Jateng DIY juga ceweknya ibarat 1 banding 7. Oh ya.. belum lagi pas dulu aku sering ikut pelatihan-pelatihan di Ikitas, ceweknya 1 banding 15 deh. Kecuali acara-acara femaledev doang aku ngrasa cewek seutuhmya. hahaha.

Apa sih?? Kok jadi ngomongin gender gini. Oke balik ke topik. Selain semua hal produktif di atas. Di semester delapan itu juga akhirnya aku produktif dari segi keuangan (Asiikkk). Ini berkat PKL (atau magang) yang aku lakoni di suatu software house di Semarang. Mungkin karena bos suka etos kerjaku (halah), akhirnya aku diajak proyek lain lagi. Ini yang bener-bener menyita waktuku. Kegiatan yang lain juga menyita sih. Tapi bedanya, ini ga bisa dikompromi, karena ini aku punya bos dan aku dibayar. Proyek ini berlangsung mulai Juli dan baru saja berakhir akhir september kemarin, Jadi sampai sekarang gajiku belum keluar. Proyek-nya tentang apa? Ah.. ceritanya panjang. Haha.. Iya!! aku mau bilang bahwa ntar aku mau bikin post sendiri tentang ini. HAHAHAHA. (ini aku serius)

Sedikit bocoran aja. proyek ini klien-nya dari dinas sosial provinsi, Iya! dari pemerintahan/negeri. Selama proyek berlangsung, kita (tim), sampai survey ke kabupaten-kabupaten di provinsi jawa tengah. Untuk tim-ku dapat empat kabupaten. Kita juga sering rapat di kantor dinas sosial. yah.. yang namanya dari pemerintahan/negeri, setiap kegiatan pasti dapat honor. Jadi walaupun gaji resminya belum keluar alhamdulillah honor-nya bisa memenuhi kebutuhan hedonisme-ku. ahahha.. Kalau tanya total honor kegiatannya berapa? Hmmm.. kira-kira kalo buat beli Patrick baru dapat dua. Hahah. Jadi nggak sabar nunggu gaji sesungguhnya berapa? Duh.. kuatkan imanmu fah.. Jangan hedon lagi!!! Haha..

Ya sudah.. segitu saja cerita tentang semester delapanku. Banyak janjiin tulisan ya? Haha.. Ingetin aku kalo lupa nulis.  Byeeee!!!!!!!! :*

0 Komentar:

Post a Comment

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Google+ Followers

Follow Me

Translate

Copyright © Vhiefa | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com