Aku menulis apa yang ingin aku tulis, bukan yang ingin kamu baca.

Saturday, November 18, 2017

Question & Answer KGSP




1. Apa sih KGSP itu?
KGSP adalah singkatan dari Korean Government Scholarship Program, intinya adalah beasiswa yang disedikan oleh pemerintah korea untuk orang asing yang akan belajar di Korea baik s1, s2, maupun s3. Mencakup semuanya baik tiket pesawat, tuition fee, asuransi, dan biaya hidup bulanan. Info lengkap ada di --> http://www.studyinkorea.go.kr/en/main.do

2. Bener ga sih kakak katanya ga pake notaris dan sworn translator buat dokumen-dokumennya?
Iya bener. Tapi bukan berarti aku menyarankan kalian untuk ga pake itu ya. Soalnya kebijakan bisa berubah-ubah. Kemarin aku ga pake jasa sworn translator soalnya berdasar analisaku di guideline NIIED tertulisnya gini "semua berkas yang tidak berbahasa inggris/korea mohon dibahasa inggriskan dan disahkan oleh lembaga pemerintahan/ lembaga yang mengeluarkan/ notaris". Ga nyebut2 sworn translator. Jadi senangkepku ga harus sworn translator, translate sendiri juga gapapa asal ada cap-nya dari lembaga pemerintah/lembaga yang mengeluarkan/notaris.

Nah.. ijazah aku ditranslate kampus dan cap dari kampus. Sedangkan bukti kewarganegaraan aku translate KTP-ku dan KTP ortu sendiri terus dibawahnya dikasih keterangan bahwa itu translation yang benar dari file aslinya diikuti cap dan ttd kepdes. Terus buat jaga-jaga jikalau itu ga diterima aku lampirkan juga surat keterangan dari kepdes (berbahasa inggris) tentang kewarganegaraanku dan orangtuaku. Soalnya kalo lihat di guideline bukti kewarganegaraan bisa apapun kan? logic-ku surat keterangan kepdes mungkin bisa mengcover itu.

3. Lebih baik milih daftar pake univ track atau embassy track?
Aku pilih univ track. Kenapa? aku pernah nulis alasannya di sini

4. Kakak dulu TOEFL IBT/IELTS/TOPIK yang dikumpulin? Terus skor-nya berapa?
Jamanku sertifikat bahasa sifatnya optional. Ga ngumpulin gapapa. Logic-ku kalo ga ngumpulin aja gapapa berarti kalo salah ngumpulin juga gapapa. Haha. Aku kumpulin TOEFL ITP padahal di guideline bilang itu ga diterima. Udah gitu skorku di bawah standar yang disebut diguideline. Di situ bilang minimal 550 kalo paper based TOEFL (ini beda sama ITP lho ya), yang aku kumpulin 540. Aku kumpulin sertifikat ITP asli lho. bukan copy-annya.

5. Kakak hubungi prof dulu ya sebelum daftar via univ track?
Yups. Kebetulan sebelum KGSP buka aku udah proses seleksi beasiswa Profesor. Ceritanya saat itu ada kunjungan profesor ke Indonesia, aku ikut walk-in interview-nya dan lolos ke tahap selanjutnya. Sambil mengikuti seleksi beasiswa prof di tahap selanjutnya itu aku daftar KGSP juga di jurusan yang sama dengan prof tersebut (tanpa sepengetahuan prof. my bad -_-). 

Seleksi beasiswa prof tahap kedua itu lumayan menyiksa. Aku disuruh bikin program tentang machine learning DALAM WAKTU SEMINGGU!! skripsiku aja aku selesaiin hampir satu tahun. -_- Untungnya skripsiku tentang machine learning juga. Jadi programnya aku copas-copas dikit dari situ. Hehe.

Singkat cerita, akhirnya aku lolos beasiswa prof. Besoknya pengumuman beasiswa KGSP tahap setengah (apalah ini? ada tahap setengah juga? maksudku ini tahap yang diseleksi IO-nya) dan lolos juga. dan prof-ku kaget kok aku daftar KGSP juga. dan kemudian terjadilah drama kolosal antara aku dan dia. ah.. udah ah... ceritanya panjang.

6. Dokumen yang diperlukan saat pendaftaran itu semuanya harus dikirimkan hardcopy ke Korea ya kak? Lalu apakah hanya perlu mengirimkan hardcopy nya atau perlu jg semacam mengisi aplikasi secara online juga yaa? Dokumen yang kakak kirim waktu itu berapa rangkap ya kak?
Iya Hard copy harus dikirimkan ke kampus koreanya. Untuk softcopy itu tergantung kebijakan kampus masing2 (ada yang perlu ada yang nggak, kadang ada yang minta 2-3 rangkap hardcopy juga lho). Maka dari itu selain kamu baca guidline KGSP yang diterbitin oleh NIIED kamu juga coba cari guideline KGSP yang diteribitin oleh kampusnya masing2. Coba cari di website-nya kalo ga ada coba hubungin international office kampus tersebut.

7. Kakak waktu itu mengirimkan berkas ke Korea pakai jasa pengiriman apa yaa kak? Dan kalau boleh tau, berapa estimasi biaya pengirimannya?
Kalo kamu ga mepet coba pake EMS, sekitar 200-300ribu (semingguan). Aku kemarin pake DHL 500anribu (3-4 hari) karena udah mepet. hehe. Oh iya, aku ngirim berkas dua kali lho. Karena tiba-tiba dihubungin IO kampus korea-nya bahwa berkasku ada yang kurang (Alamak.. duitku melayang lagi... -_-). Huhu. Oh ya, berkas yang kurang itu adalah surat keterangan scale GPA di kampusku Indonesia. Ternyata kalo di transkrip ga ada keterangan tentang scale GPA kita harus ngumpulin itu juga.

8. Untuk sertifikat penghargaan apakah kakak melampirkan pada saat melakukan pendaftaran? Dan apa itu cukup jika berupa fotocopy kak?
iya aku lampirkan semuanya aja... penting ga penting aku kumpulin. toh itu optional. Kembali ke logic-ku tadi kalo ga ngumpulin aja gapapa berarti kalo salah ngumpulin juga gapapa. Hehe. Tapi kalo bisa sertifikat yang berbahasa inggris yang dikumpulin biar mereka tau itu sertifikat apa. aku sih kemarin foto kopiannya aja.

9. Kakak esainya gimana? Formatnya gimana? Share dong!
Aku tulis sesuai yang diguideline. Di situ kan udah disebutin point-point apa aja yang harus disampaikan. Tinggal ikutin aja. Btw ini aku share esainya yang study plan. Singkat banget, bener-bener tinggal njawab point-point di guideline. Klik di Sini. Kalo yang self introduction aku ga share ya.. soalnya ada point tentang course of life. Itu aku cerita tentang masa mudaku yang penuh batu terjal. jadi agak private. Hehe. 

10. Kakak jurusannya apa? linier ga? misal ga linier gimana?
Aku dulu Computer Science, nanti Computer Engineering. Kalo ga linier gapapa menurutku. Temenku ada yang ga linier lolos. Asal alasannya kuat aja sih menurutku.

11. Recommendation letter mending dari mana?
Sesuai yang di guidelinie. Bisa dari mana aja. Kalo menurut aku pribadi yang penting orang tersebut kenal kamu banget-banget. Ga profesor juga gapapa.

12. Kak, kalo mau tanya lebih lanjut dimana ya?
Bisa lewat komentar di sini atau email afifatul.mukaroh@gmail.com :)


Read More

Sunday, October 29, 2017

한옥 스테이 (Hanok Stay)

한달 전에 나는 친구와 같이 속리산에 갔다. 속리산에세 우리는 한옥 스테이 체혐이 했다. 아까 나는  책과 인터넷에서만 봤다. 그리고 한옥 스테이가도 너무 비싸서 나는 체혐을 못 했다.갑작이 학교에게서 무료 한옥 스테이 프로그램이 있어서 운이 좋아 보였다. 나는 신나게 이 프로그램을 가입했다.

한옥에 도착하기 전에 우리 자동차가 산길로 걸어가야 했다. 길은 권선 이여서 진짜 무서웠다. 더욱이 하늘이 어둡게 시작했다. 우리 근처에도 숲처럼 이여서 다른 사람 없었다. 정말 무서웠다.



하지만 한옥 도착하면 경치가 너무 아름다워서 기분이 기뻤다. 더하여 아침에 구경하면 더 아름다웠다. 아침 동안 한옥에서 구름지와 일출을 볼수 있어서 마음이 들었다. 날씨가 춥지만 괜찮았다. 기분이 놀랍기 때문이었다.

친구들이 한국에 오면 한번 한옥 스테이 체혐을 해보세요!!!! :)


법주사

축제

축제

축제에 있어요

우리는 법주사도 갔어요

우리는 정반라고 해요



빔빔밥을 먹었어요
Read More

Thursday, October 5, 2017

BACKPACKING TO SEOUL


This year, Chuseok in Korea comes in a row with other holidays, I don't know what the others holiday name but all I know is now I have 10 days holiday sequentially. Haha. It's from August 30th to Oct 9th. Yah, imagent that!!! It's even longer than my religion holiday.

At the beginning of holidays, I and my roomate tried to travel Seoul for the first time. Not very first time for me actually because I've been there before when I was exchange student. BUT IT'S 4 YEARS AGO!!! Thank's God, Seoul has not many changed, especially the subway metropolitan line or the tourist information person who always walk around the tourist spots.

Our trip was really un-planned. We booked bus ticket to Seoul even at Day-1 and we got the last chairs left. Haha. We slept in our friend's house. We always got anywhere with our big packpack, and you know what? we traveled without internet connection!!! We don't have ARC yet, so we can't buy phone number for DATA/INTERNET CONNECTION. So, the question is HOW COULD WE ARRIVED AT EVERY TOURIST PLACE?? haha. We used a map that we asked from the tourist information person. It's not software FYI, it's really paper!!! Suddenly I feel like DORA the explorer who always asking "Let see the map!", "Can you see the bridge?", Or "We did it!! We did it!!! Huray!".

The map contains about Seoul Subway Line Map, Tourist Area in Seoul + the way to get there, and many more. So, here I suggest you!! First time you come to Seoul, try to find tourist information person. They wear orange uniform and they used to walk around tourist spots especially market place like Namdaemun, Myeondong, Dongdaemun, Insadong, etc.

So, here's the places we visited and how much money that I spent for this travel :

Indonesian Embassy in Korea, entance fee : KRW 0 
You won't never imagent how excited I was when I could get here. I was literally jumping because I felt like home. I was here actually because I needed to join the meeting with Indonesian Student Association (PERPIKA). Yes, I join this organization as the staff.


Seoul International Firework Festival in Hangang River, entance fee : KRW 0 
I thought it's called international because its popularity is in interntaional level, but actually it's because the dancing fireworks appear with various styles of every country. It's really amazing but the Busan Firework Festival is a way better. Maybe because it's free while Busan Firework Festival is not.
Seoul International Fireworks Festival

Namdaemun, entance fee : KRW 0 

It's a market, no entrance fee of course. Haha. Here's where I got my holy map. Haha

Namsan Tower, entrance fee : KRW 0
There's a bus that can take you to the Namsan Tower Location. It's only one thousand something korean won. Very Cheap! It's up hills so I am not recommending you to take a walk. 
At Namsan Tower

Gyeongbokgung Palace, entrance fee : KRW 0
We can get there by Subway line number... Mmmm... (I don't remember. Haha),which only 1000 something korean won. OMG!! I'm not really good in memorizing number. You can also rent a hanbook in this place, it's around 10k something. Haha.


At Gyeongbokgung Palace


With the soldier in Gyeongbokgung Palace


Historical Museum, entrance fee : KRW 0
It's located right beside the Gyeongbokgung Palace. We accidentally got in this museoum because it was raining a lot. Haha. But it's good. There are many historical information about Korea that we can get from there.


SM Town, entrance fee : KRW 0
If you are really into Korean Pop, it's really good to visit. But me? I was getting there because I was lost. haha. We were trying to visit COEX Library, but everyone seems going there so we just followed them. Haha


COEX Library, entrance fee : KRW 0
Firstime I came here, I feel like I am the smartest person in the world! Actually I will feel that everytime I am in Library. Haha. I am not really into book or reading, but my friend is, so here we were.

Gangnam, entrance fee : KRW 0
It 's an area in Seoul which I heard from a song. Hahha. People say that this area is full of stylist korean people, so I was there literally to see "Oppa Gangnam Style!!" *with dancing the gangnam style dance*. After getting here by subway (before 30 minutes) we took a bus to see around Gangnam. After got off the bus (before 30 minutes) we took subway again. Don't imagent us running a lot, because within 30 minutes we can still walking around seeing Oppa Oppa. Hahah. And you know what? because the transition time from Subway-Bus and vice versa is within 30 minutes so the transport fee is all free. Haha.

Seoul National University, entrance fee : KRW 0
We got here because my friend are going to study here one year later. She really want to visit here. My point about SNU is that it reminds me of UNDIP (my undergraduate campus). I used to walk going back to my house from campus, through a wet street in UNDIP with some little rain, in the evening, with many youth are jogging around me. And in SNU, the smell, the weather, the sky, the wet street, the jogging people, are totally like this. I was suddenly like having dejavu. I like that.

Itaewon, entrance fee : KRW 0
As a moeslim, I think it is a must visited place in Korea. Here the atmosphere is really moeslim friendly, not only because there is a big mosque but here we can always see many moeslim foreigner that greeting with "Assalamualaikum" in every meet. Even the food is mostly moeslim-friendly. Moreover, there is program from KTO called "Halal Restorant Week" here. You can sign up the program via internet then you can get discount coupon worthed 10k won and 3k won for eating halal food in Itaewon.

Makan makanan ala-ala india di Food Halal Restorant

Well, now you see the pattern  that I only visited the free entrance tourist spots. Haha. I spent my money mostly in transportation. What? food? Not really.. I am eating only for keeping alive so as long as it can be eaten, I am okay. I am not that type of Food Traveler. I am a backpacker or low budget traveler. Haha. So that's all my story and thanks for reading!!!
Read More

Saturday, September 16, 2017

PENGALAMAN LOLOS KGSP PADA PERCOBAAN PERTAMA (PLUS TIPS-TIPS DIKIT. HEHE)




Jadi, aku jarang banget baca detail suatu beasiswa (seperti cara mendaftar, syarat, timeline, dll) dari suatu blog. Aku lebih suka baca dari guideline yang diterbitin langsung dari penyedia beasiswa tersebut. I know, mungkin lebih tebel dan banyak. Tapi itu yang lebih akurat dan update.

Nah, ketika aku browsing di Google tentang suatu beasiswa kemudian klik salah satu link blog di situ ternyata isinya secara keseluruhan “cuma” njelasin syarat, timeline, which is semua udah ada di guideline. Ga ada pengalamannya sama sekali. 

Rasanyaaa...

Kezel!! 

Yang aku cari sebenernya adalah pengalaman mereka. Aku percaya setiap orang punya pengalaman beda-beda dan justru dari situlah kita bisa belajar. Jadi walopun kita first attempt buat daftar beasiswa, kita bakal ngrasain kayak kita udah sering daftar sebelumnya karena ketika kita baca experience orang lain, kita bakal belajar dari kegagalan dia atau belajar berapa besar struggle dia juga.

About this KGSP, ini adalah first attempt aku dan inilah pengalaman aku pada seleksi beasiswa tersebut.

*drum roll*

Dimulai dari kenapa aku lebih milih mendaftar melalui university track daripada embassy track. Jadi, menurut aku mendaftar melalui university track lebih menambah peluangku buat lolos.

Jadi gini, pada tahap pertama seleksi melalui embassy dilakukan oleh Kedubes Korea sedangkan seleksi melalui university dilakukan oleh univ yang didaftar. Terus berdasarkan analisaku, baca-baca blog, pengalaman, dll, aku menyimpulkan bahwa university bakal lebih interest sama profil atau CV-ku dibanding Embassy. 

Menurutku, university bakal lebih suka pendaftar yang dari segi akademik kelihatan menonjol dibanding faktor lain seperti kemampuan Bahasa, leadership potential, Keberlanjutan Kerjasama, dan faktor2 sosial lainnya. Sebab kenapa? University adalah lembaga pendidikan, dia ingin student dia bisa menyelesaikan kuliah dengan baik di situ (Apalagi jika bidangnya science/engineering). Sedangkan embassy adalah diplomat negara, dia ingin student yang kedepannya bisa membawa hubungan baik antar kedua negara tsb (yang menurut aku ini lebih menjurus ke orang-orang dari social/politik/sastra korea/Bahasa). Ini terbukti lagi bahwa NIIED (penyelangga beasiswa ini) menyebutkan di guideline bahwa ada slot tersendiri bagi pendaftar univ (regional) yang punya major science/engineering.

Jadi saranku, jika kamu punya akademik yang bagus udah gitu dari jurusan science/engineering (apalagi udah kenal professor di sana), cobalah daftar melalui univ track. Lebih berpeluang lagi kalo kamu daftar di univ regional (yang bukan di Seoul). 

Alasan lain aku daftar via university track karena aku ngrasa essay-ku (yang buat daftar beasiswa) bakal kelihatan interesting jika dibaca oleh pihak universitas dari pada pihak embassy. Seandainya nih ya.. aku berada dalam adu debat, di situ ada tokoh-tokoh kampus seperti dosen, peneliti, professor. Ada juga tokoh-tokoh pemerintahan seperti gubernur, mentri, atau diplomat. Maka aku ngrasa bahwa tokoh-tokoh kampus tadi justru akan bersekutu sama aku. Sementara tokoh-tokoh pemerintahan malah ga ngerti yang aku omongin atau malah kontra. Paham kan maksudku? Jadi kenali diri kamu, dalami isi essay kamu, baca berulang kali, dan in the of the day setelah jeda waktu agak lama, kamu baca lagi essay kamu untuk terakhir kalinya, sambil posisikan diri kamu sebagai penyeleksi.

Oh ya.. about Essay.. menurut aku ini point yang ga kalah penting setelah recommendation letter. Apapun beasiswanya itu, ga cuma KGSP. Gimana Essay yang baik? Secara general tentang essay, aku cuma bisa bilang, "Buatlah essay yang unik yang pelamar beasiswa lainnya ga nulis kayak gitu tapi itu yang sebenernya dibutuhin si penyelenggara beasiswa". Pertama cobalah baca guideline dan tulis point-point yang yang diminta oleh guideline beasiswa tersebut.  Boleh sih baca tips-tips nulis Esai di blog-blog tapi jangan ngikutin point-point penyampaian mereka karena biasanya setiap panduan beasiswa udah nunjukin point-point apa aja yang harus disampaikan.

Satu lagi tips. Di paragraph sebelumnya aku bilang “apalagi kalo udah kenal Prof”. Yes, nyatanya, kenal lebih dulu prof di sana bakal ngaruh ke hasil seleksi. Logikanya gini, buat negara yang non-english speaking country jarang banget kuliahnya diajar dalam Bahasa Inggris ( fully english), jadi semua nilai akademik umumnya bergantung pada aktivitas lab. Bisa dibilang semacam research-based study gitu. Lain halnya kalo kamu udah lancar banget Bahasa Korea atau kelas kamu bakal fully English (pengajarnya bule lagi), kamu bisa nggantungin belajar cukup dari kelas aja.

Nah, yang model-model research-based study itu perlu banget yang namanya Profesor agar udah jelas kita nanti masuk lab mana dan kelihatan kita udah siap apa belum buat kuliah. Trust me, seleksi masuk lab lebih susah dari pada seleksi masuk univ. Sebenernya, saat pendaftaran KGSP ini aku juga lagi proses ndapetin professor. Klik di sini buat tau ceritanya. Dan jujur, kalo bukan karena prof tersebut juga mungkin aku ga lolos KGSP. Hehe.

Aku sadar aku bukan yang terbaik. Aku percaya banyak pendaftar lain yang lebih baik dari aku, IPK lebih tinggi, TOEFL lebih tinggi, pengalaman or prestasi lebih banyak, dan lain-lain. Aku hanya beruntung, dan keberuntungan adalah kesempatan yang bertemu persiapan (usaha) . NIIED udah nyediain kesempatan buat kuliah di Korea dengan beasiswa, yang tinggal kita lakukan adalah mempersiapkan (red: usaha). Dan persiapan itu bukan hanya sekedar nulis essay, tes TOEFL, or nyiapin berkas pendaftaran lainnya. Persiapan yang sesungguhnya bahkan dimulai dari 5 tahun sebelumnya. Misalnya seperti ketika kita lulus SMA dan milih major yang mau kita ambil (Sebab kenyataannya, major S1 ternyata berpengaruh juga kan sama lolos nggaknya beasiswa buat S2? Major S1 yang dipilih juga ternyata berpengaruh sama IPK yang bakal kita dapetin kan?).

Nah, Sendainya nih.. kita udah merasa sangat siap! Kesiapan/persiapan kita udah sesuai banget sama kesempatan yang ada. Itu berarti bakal beruntung? Belum tentu… Kesempatan bukan sekedar ada lowongan beasiswa dengan syarat-syarat yang harus dipenuhi, tapi mereka juga punya kuota. Nah, agar makin beruntung, kita perlu persiapaan (usaha) lebih jauh. Apa itu? Kita harus bisa baca PELUANG!! Bagaimana cara mengukur PELUANG? Kita harus baca KEADAAN? Gimana cara melihat KEADAAN? Kita bisa baca blog-blog tentang kegagalan atau pengalaman orang lain, Atau kita cari pengalaman sendiri dan jika gagal, kita bakal belajar dari situ dan baca keadaan dari situ. Kalo udah baca peluang, kita bakal tau hal-hal yang bisa menambah kemungkinan lolos lho, misalnya nyari Prof duluan, atau milih kampus regional, atau ngumpulin berkas-berkas yang sebenerya ga wajib (aku ngumpulin TOEFL ITP -ku dan artikel skripsi-ku padahal ga disuruh. Lol.).

Dalam suatu seleksi, entah itu KGSP atau apapun… Ambil suatu waktu untuk berpikir dan memposisikan diri sebagai penyeleksi. Penyeleksi yang dihadapkan pada ribuan pendaftar. Lalu pikirkan “Apa yang penyeleksi inginkan dari seorang pendaftar?” It’s okay to act less, as long as you think more! It is better having small or less action but it’s already arranged by thought, instead of having long or many actions but all of those are without preparation like gambling.

So good luck! All these writing are purely from my mind. I know some of you may have different opinion. So, take it or leave it, It’s all your decision!

Kalau mau lihat essayku buat referensi mungkin  ---> download di sini

Oh ya.. cuplikan salah satu esssayku kayak caption di instagram berikut ini :


"... But the most memorable one is when I was chosen to be exchange student in South Korea, which also made me to go abroad for the first time. It was like life changing experience. I met many people from different background, culture, or nations. It opens my eyes and makes me realize that I am really small. There is always sky above the sky, and on which sky we are standing now, it depends on our environment. In Indonesia, in my university, I might try my best in that sky level, but I believe that by widening my environment I may be better than my best. For that reason, I have a high motivation to study abroad..." . . Itu adalah cuplikan di salah satu esai-ku waktu daftar KGSP, beasiswa yang tidak pernah aku sangka akan aku dapatkan, apalagi pada percobaan pertama. Aku tahu KGSP sejak 4 tahun yang lalu, dan tidak pernah tersirat sedikitpun untuk mendaftar karena memang sejak dulu KGSP tidak mengizinkan former exchange student untuk mendaftar. Siapa sangka? ketika aku sedang jatuh-jatuhnya karena gagal LPDP, ketika aku merasa tidak memperoleh apa-apa sejak setahun lulus, ketika aku mulai merasa harus menyimpan mimpiku dan beralih mimpi, tiba-tiba KGSP application dibuka dan untuk pertama kalinya memperbolehkan former exchange student untuk mendaftar. When Allah makes you wait, you are gonna get more than what you want. #AfifaInKorea #KGSPJourney #Day9 #StudyAbroad #아피파한국에서 #studyinkorea #StudyMaster #한국에공부 #KGSPAwardee
Sebuah kiriman dibagikan oleh Afifatul Mukaroh (@vhiefa) pada
Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

My picture

I want to live my life to the absolute fullest, to open my eyes to be all i can be, to travel roads not taken, to meet faces unknown, to feel the wind, to touch the star
I promise to discover myself, to stand tall with greatness, to chase down and catch every dream
LIFE IS AN ADVENTURE

Popular Posts

Google+ Followers

Follow by Email

Total Pageviews

Instagram

Instagram

Follow Me

Copyright © Vhiefa | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com