Aku menulis apa yang ingin aku tulis, bukan yang ingin kamu baca.

Sunday, June 29, 2014

Flying to the Philipines (GSA stories)

GSA SEA 2014

Di post kali ini gue bakal nyeritain tentang apa-apa yang gue alamin pas summit di Filipina, tapi sebelumnya biar tau dulu kenapa gue bisa lolos GSA, baca langsung aja di mari

Okey..waktu itu kita berangkat tanggal 28 Mei 2014. Gue bareng GSA-GSA se-semarang, ada Fian, Ward, Juki, Hanif, dan Erik. Iya! gue cewek sendiri. Emak gue lebay-nya bukan main gegara itu.

"Kok cewek sendiri? Kalo itu acara penipuan gimana? Daftarnya lewat internet kan? Ntar di culik gimana coba?"

GSA Semarang
Pre Departure


Kita berangkat jam 9 am by lion air ke jakarta dulu. di situ kita ketemu GSA-GSA se-Indonesia. Rasanya kayak kopdar gitu secara sebelumnya kita semua udah sering chit chat di line. Ternyata bertemu dengan orang-orang yang punya passion sama ngebuat urat malu kita kayak putus secara masal. Hampir setiap point  tempat kita lakuin buat selfie. Tongsis jadi terkenal banget di sini.



Habis itu kita semua berangkat dari terminal 3 ke singapore buat transit. Gue lupa nyampe jam berapa di Changi. Kayaknya sih jam 8an malem. Kita pake tiger air dan itu... seriously, landing n lepas landasnya ngeri banget. Anyway, pesawat kita yang menuju ke Cebu bakal terbang jam 8 am. Iya! jadinya semalaman kita nggembel di Changi. tapi senggembel-nggembelnya, tetep aja kita kayak orang berkelas. Soalnya fasilitas di sana lengkap banget, teknologi tinggi, dan gratis tentunya. Kita bahkan sampe muter-muter ke terminal-terminal lain. dan.. ini yang bener-bener gue kangenin.



Gue nyebutnya "Kursi pijat". Itu kalo kaki kita dimasukin seakan kayak ada tangan yang meraba-raba kaki kita. mantep banget pokoknya. 

By the way.. ada misi terselubung sebenernya yang harusnya harus gue capai waktu di Singapore.. Tapi... tapi.. tapi... Ah! gue terlalu gundah buat nyeritainnya. Gambar ini mungkin bisa mewakilinya.

Pengennya foto di patung Merlion, tapi nyatanya foto sama gambarnya doang :'(


Langsung aja gue ceritain pas di Philipines.

Di sini kita ketemu GSA-GSA se-asia tenggara. Jadi, international bangetlah atmosfirnya. Kalo ditanya dua kata yang menggambarkan aktifitas gue disana, itu adalah "kenyang" dan "narsis". Di hotel radisson blue itu, gue makan kayak lima kali sehari, bahkan sebelum gue laper makanan udah disuguhi. Hilaf dah gue. Kalo disuguhi makanan gratis dan melimpah keanggunan gue langsung menurun 100%. Iya! jadi minus gitu deh nilainya.

Tentang narsis.. sebenernya ini pengaruh dari alam sekitar. ga tau kenapa gue jadi terbawa aja. So, tiap ada seseorang yang bawa kamera terus teriak "Selfieeee!!!", orang-orang disekitar dalam radius 10 meter pun langsung mendekat. Kira-kira beginilah jadinya.



Tapi, bukan ini inti dari summit sebenarnya. Di sini kita di-trainning untuk menjadi GSA yang sebenarnya. Mulai hari pertama hingga ketiga, ada pembicara dari Google yang kece-kece banget. Kita ditrainning tentang kepemimpinan, berpikir kritis, budaya di Google, produk-produk Google, sampai policy-policy buat GSA. Plis ya! Gue ngrasa kayak artis gitu. Soalnya ada beberapa policy dari PR yang intinya kalo kita dideketin wartawan, kita harus lapor dulu ke Google.

Kita juga dibuat menjadi tim-tim, and this is my team. we are G-Heroes.

tim gue lagi menggila

tim gue sehabis presentasi event simulation


Ada beberapa misi yang tiap tim harus lakuin. Seperti membuat video tentang summit, google site, dan simulasi event. Alhamdulillah-nya tim kita menang untuk kategori video , dan google site. Berikut video tim kita, dan untuk google site kita, klik aja di mari



Di malam terakhir.. ada cultural party yang masing-masing negara harus perform budayanya masing-masing. Sumpah! Indonesia keren banget. kita emang bener-bener kompak! negara lain juga keren-keren banget sih. pokoknya kita semua kereeeen. Di sini gue baru ngrasain pesta yang bener-bener pesta. kita nge-dance rame-rame, selfie rame-rame (tetep), nyanyi rame-rame, sampai nyebur kolam renang rame-rame--> tapi untuk ini gue ga ikutin. Iya! gue ga bisa renang. yang ada malah gue gelagapan ntar.

suasana pesta.. Ajep ajep banget

with friend from Pakistan

with my friend and Google Speaker

with my roomate from Sri Lanka

Oke.. gue rasa cukup sampe di sini cerita gue. Bye!

PS : Filipina itu mirip banget sama Indonesia. tata kotanya, cuacanya, muka-muka orangnya, ramahnya,  aksen bahasanya, exchange rate-nya pun ga jauh beda. Jadi, di Filipina itu kayak di negara sendiri. Iya sih. sama-sama negara berkembang. hehe





0 Komentar:

Post a Comment

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

My picture

I want to live my life to the absolute fullest, to open my eyes to be all i can be, to travel roads not taken, to meet faces unknown, to feel the wind, to touch the star
I promise to discover myself, to stand tall with greatness, to chase down and catch every dream
LIFE IS AN ADVENTURE

Popular Posts

Google+ Followers

Follow by Email

Total Pageviews

Instagram

Instagram

Follow Me

Copyright © Vhiefa | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com