Aku menulis apa yang ingin aku tulis, bukan yang ingin kamu baca.

Saturday, September 16, 2017

PENGALAMAN LOLOS KGSP PADA PERCOBAAN PERTAMA (PLUS TIPS-TIPS DIKIT. HEHE)




Jadi, aku jarang banget baca detail suatu beasiswa (seperti cara mendaftar, syarat, timeline, dll) dari suatu blog. Aku lebih suka baca dari guideline yang diterbitin langsung dari penyedia beasiswa tersebut. I know, mungkin lebih tebel dan banyak. Tapi itu yang lebih akurat dan update.

Nah, ketika aku browsing di Google tentang suatu beasiswa kemudian klik salah satu link blog di situ ternyata isinya secara keseluruhan “cuma” njelasin syarat, timeline, which is semua udah ada di guideline. Ga ada pengalamannya sama sekali. 

Rasanyaaa...

Kezel!! 

Yang aku cari sebenernya adalah pengalaman mereka. Aku percaya setiap orang punya pengalaman beda-beda dan justru dari situlah kita bisa belajar. Jadi walopun kita first attempt buat daftar beasiswa, kita bakal ngrasain kayak kita udah sering daftar sebelumnya karena ketika kita baca experience orang lain, kita bakal belajar dari kegagalan dia atau belajar berapa besar struggle dia juga.

About this KGSP, ini adalah first attempt aku dan inilah pengalaman aku pada seleksi beasiswa tersebut.

*drum roll*

Dimulai dari kenapa aku lebih milih mendaftar melalui university track daripada embassy track. Jadi, menurut aku mendaftar melalui university track lebih menambah peluangku buat lolos.

Jadi gini, pada tahap pertama seleksi melalui embassy dilakukan oleh Kedubes Korea sedangkan seleksi melalui university dilakukan oleh univ yang didaftar. Terus berdasarkan analisaku, baca-baca blog, pengalaman, dll, aku menyimpulkan bahwa university bakal lebih interest sama profil atau CV-ku dibanding Embassy. 

Menurutku, university bakal lebih suka pendaftar yang dari segi akademik kelihatan menonjol dibanding faktor lain seperti kemampuan Bahasa, leadership potential, Keberlanjutan Kerjasama, dan faktor2 sosial lainnya. Sebab kenapa? University adalah lembaga pendidikan, dia ingin student dia bisa menyelesaikan kuliah dengan baik di situ (Apalagi jika bidangnya science/engineering). Sedangkan embassy adalah diplomat negara, dia ingin student yang kedepannya bisa membawa hubungan baik antar kedua negara tsb (yang menurut aku ini lebih menjurus ke orang-orang dari social/politik/sastra korea/Bahasa). Ini terbukti lagi bahwa NIIED (penyelangga beasiswa ini) menyebutkan di guideline bahwa ada slot tersendiri bagi pendaftar univ (regional) yang punya major science/engineering.

Jadi saranku, jika kamu punya akademik yang bagus udah gitu dari jurusan science/engineering (apalagi udah kenal professor di sana), cobalah daftar melalui univ track. Lebih berpeluang lagi kalo kamu daftar di univ regional (yang bukan di Seoul). 

Alasan lain aku daftar via university track karena aku ngrasa essay-ku (yang buat daftar beasiswa) bakal kelihatan interesting jika dibaca oleh pihak universitas dari pada pihak embassy. Seandainya nih ya.. aku berada dalam adu debat, di situ ada tokoh-tokoh kampus seperti dosen, peneliti, professor. Ada juga tokoh-tokoh pemerintahan seperti gubernur, mentri, atau diplomat. Maka aku ngrasa bahwa tokoh-tokoh kampus tadi justru akan bersekutu sama aku. Sementara tokoh-tokoh pemerintahan malah ga ngerti yang aku omongin atau malah kontra. Paham kan maksudku? Jadi kenali diri kamu, dalami isi essay kamu, baca berulang kali, dan in the of the day setelah jeda waktu agak lama, kamu baca lagi essay kamu untuk terakhir kalinya, sambil posisikan diri kamu sebagai penyeleksi.

Oh ya.. about Essay.. menurut aku ini point yang ga kalah penting setelah recommendation letter. Apapun beasiswanya itu, ga cuma KGSP. Gimana Essay yang baik? Secara general tentang essay, aku cuma bisa bilang, "Buatlah essay yang unik yang pelamar beasiswa lainnya ga nulis kayak gitu tapi itu yang sebenernya dibutuhin si penyelenggara beasiswa". Pertama cobalah baca guideline dan tulis point-point yang yang diminta oleh guideline beasiswa tersebut.  Boleh sih baca tips-tips nulis Esai di blog-blog tapi jangan ngikutin point-point penyampaian mereka karena biasanya setiap panduan beasiswa udah nunjukin point-point apa aja yang harus disampaikan.

Satu lagi tips. Di paragraph sebelumnya aku bilang “apalagi kalo udah kenal Prof”. Yes, nyatanya, kenal lebih dulu prof di sana bakal ngaruh ke hasil seleksi. Logikanya gini, buat negara yang non-english speaking country jarang banget kuliahnya diajar dalam Bahasa Inggris ( fully english), jadi semua nilai akademik umumnya bergantung pada aktivitas lab. Bisa dibilang semacam research-based study gitu. Lain halnya kalo kamu udah lancar banget Bahasa Korea atau kelas kamu bakal fully English (pengajarnya bule lagi), kamu bisa nggantungin belajar cukup dari kelas aja.

Nah, yang model-model research-based study itu perlu banget yang namanya Profesor agar udah jelas kita nanti masuk lab mana dan kelihatan kita udah siap apa belum buat kuliah. Trust me, seleksi masuk lab lebih susah dari pada seleksi masuk univ. Sebenernya, saat pendaftaran KGSP ini aku juga lagi proses ndapetin professor. Dan jujur, kalo bukan karena prof tersebut juga mungkin aku ga lolos KGSP. Hehe. Nanti aku tulis ceritanya di post tersendiri.

Aku sadar aku bukan yang terbaik. Aku percaya banyak pendaftar lain yang lebih baik dari aku, IPK lebih tinggi, TOEFL lebih tinggi, pengalaman or prestasi lebih banyak, dan lain-lain. Aku hanya beruntung, dan keberuntungan adalah kesempatan yang bertemu persiapan (usaha) . NIIED udah nyediain kesempatan buat kuliah di Korea dengan beasiswa, yang tinggal kita lakukan adalah mempersiapkan (red: usaha). Dan persiapan itu bukan hanya sekedar nulis essay, tes TOEFL, or nyiapin berkas pendaftaran lainnya. Persiapan yang sesungguhnya bahkan dimulai dari 5 tahun sebelumnya. Misalnya seperti ketika kita lulus SMA dan milih major yang mau kita ambil (Sebab kenyataannya, major S1 ternyata berpengaruh juga kan sama lolos nggaknya beasiswa buat S2? Major S1 yang dipilih juga ternyata berpengaruh sama IPK yang bakal kita dapetin kan?).

Nah, Sendainya nih.. kita udah merasa sangat siap! Kesiapan/persiapan kita udah sesuai banget sama kesempatan yang ada. Itu berarti bakal beruntung? Belum tentu… Kesempatan bukan sekedar ada lowongan beasiswa dengan syarat-syarat yang harus dipenuhi, tapi mereka juga punya kuota. Nah, agar makin beruntung, kita perlu persiapaan (usaha) lebih jauh. Apa itu? Kita harus bisa baca PELUANG!! Bagaimana cara mengukur PELUANG? Kita harus baca KEADAAN? Gimana cara melihat KEADAAN? Kita bisa baca blog-blog tentang kegagalan atau pengalaman orang lain, Atau kita cari pengalaman sendiri dan jika gagal, kita bakal belajar dari situ dan baca keadaan dari situ. Kalo udah baca peluang, kita bakal tau hal-hal yang bisa menambah kemungkinan lolos lho, misalnya nyari Prof duluan, atau milih kampus regional, atau ngumpulin berkas-berkas yang sebenerya ga wajib (aku ngumpulin TOEFL ITP -ku dan artikel skripsi-ku padahal ga disuruh. Lol.).

Dalam suatu seleksi, entah itu KGSP atau apapun… Ambil suatu waktu untuk berpikir dan memposisikan diri sebagai penyeleksi. Penyeleksi yang dihadapkan pada ribuan pendaftar. Lalu pikirkan “Apa yang penyeleksi inginkan dari seorang pendaftar?” It’s okay to act less, as long as you think more! It is better having small or less action but it’s already arranged by thought, instead of having long or many actions but all of those are without preparation like gambling.

So good luck! All these writing are purely from my mind. I know some of you may have different opinion. So, take it or leave it, It’s all your decision!

Kalau mau lihat essayku buat referensi mungkin  ---> download di sini

Oh ya.. cuplikan salah satu esssayku kayak caption di instagram berikut ini :


"... But the most memorable one is when I was chosen to be exchange student in South Korea, which also made me to go abroad for the first time. It was like life changing experience. I met many people from different background, culture, or nations. It opens my eyes and makes me realize that I am really small. There is always sky above the sky, and on which sky we are standing now, it depends on our environment. In Indonesia, in my university, I might try my best in that sky level, but I believe that by widening my environment I may be better than my best. For that reason, I have a high motivation to study abroad..." . . Itu adalah cuplikan di salah satu esai-ku waktu daftar KGSP, beasiswa yang tidak pernah aku sangka akan aku dapatkan, apalagi pada percobaan pertama. Aku tahu KGSP sejak 4 tahun yang lalu, dan tidak pernah tersirat sedikitpun untuk mendaftar karena memang sejak dulu KGSP tidak mengizinkan former exchange student untuk mendaftar. Siapa sangka? ketika aku sedang jatuh-jatuhnya karena gagal LPDP, ketika aku merasa tidak memperoleh apa-apa sejak setahun lulus, ketika aku mulai merasa harus menyimpan mimpiku dan beralih mimpi, tiba-tiba KGSP application dibuka dan untuk pertama kalinya memperbolehkan former exchange student untuk mendaftar. When Allah makes you wait, you are gonna get more than what you want. #AfifaInKorea #KGSPJourney #Day9 #StudyAbroad #아피파한국에서 #studyinkorea #StudyMaster #한국에공부 #KGSPAwardee
Sebuah kiriman dibagikan oleh Afifatul Mukaroh (@vhiefa) pada

35 comments:

  1. Boleh ya pake TOEFL ITP, seingetku di guidelinenya gaboleh TOEFL ITP deh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Rifha.. di guideline NIIED emang disebutin ga boleh. Tapi di guideline PNU ga disebutin, jadi aku kirim aja. Entah itu diperhitungkan atau nggak, aku jg ga tau. :)

      Delete
  2. Assalamualaikum, Mbak Fifa. Salam kenal. Saya mengirimkan beberapa
    pertanyaan seputar persiapan dokumen KGSP ke email Mbak. Saya memohon
    kesediaan Mbak untuk memberikan pencerahan dari pertanyaan-pertanyaan
    saya.

    Terima kasih atas perhatiannya.
    Salam sukses!

    ReplyDelete
  3. ka, saya boleh tanya? rncananya thun depan sya ikut yg graduate engineering, untuk CV nya apa yg lolos cuma orang2 yg punya sertifikat lomba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ga harus kok.. punya sertifikat memeang menambah point, tapi banyak faktor lain juga yang bis amenambah point :)

      Delete
  4. Hi Kak, ceritanya menginspirasi sekali. Saya sedang mengumpulkan cerita dan pengalaman beasiswa untuk ditampilkan di forum. Harapannya supaya bisa membantu dan menginspirasi teman-teman lain yang sedang dalam proses mencari beasiswa. Apakah kakak tertarik untuk berkontribusi dengan menuliskan cerita kakak di

    www.forumkuliah.com/forum

    Terima kasih

    ReplyDelete
  5. HI kak, mau nanya yang kakak tahu para penerima BEASISWA itu major nya apa ya kak?

    ReplyDelete
  6. Hy kak. Kalau daftar lewat university langsung itu ada wawancara nya ngak?

    ReplyDelete
  7. hai kak,maksud dari tipe unuversitas regional dan non regional gimna kak? terus kalo daftar lewat jalur universitas track apa bisa memilih universitas non regional..? mohon penjelasannya kak. terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. di panduannya ada list univ-nya, mana yang regional mana yang non regional. baca aja.

      univ track bisa milih non regional.

      Delete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. Wah, kebetulan PNU.

    Mbak, ada nggak link list supervisor di PNU?
    di web resmi PNU susah banget nyarinya, harus track di researchgate.

    Infonya ya mbaak

    ReplyDelete
    Replies
    1. cari di website pnu--> pusan.ac.kr

      terus klik link jurusan> klik link lab> lihat nama prof-nya di situ.

      Delete
  10. ka aku mau tanya waktu ngirim formulir di jilid atau langsung masukin ke map coklat? waktu itu ka dukumennya di gimanain?

    ReplyDelete
  11. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  12. kak mau tanya dong, gimana reaksi teman2 kuliahnya kakak dengan org yang berjilbab? terus kalo mau kerja paruh waktu susah gak cari kerjanya kalo berjilbab?

    ReplyDelete
    Replies
    1. reaksi biasa aja.. soalnya udah banyak foreigner berjilbab di sini.

      part time berjilbab kurang tau ya... mungkin part time di bidang apa dulu.

      Delete
  13. Hy kak, kak saya minta link form 1 boleh? Terima kasih ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada di panduan ya.. aku pernah upload panduan di sini --> http://vhiefa.blogspot.com/2018/02/korean-government-scholarship-program.html

      Delete
  14. assalamu'alaium, ka. salam kenal ka vifa. Ka, boleh aku minta alamat e-mailnya? aku masih bingung untuk kelengkapan dan untuk ngisi formnya nanti. mau konsultasi sama kaka boleh?

    ReplyDelete
    Replies
    1. afifatul.mukaroh@gmail.com

      Tanyakan yang belum ada di panduan ya..

      Baca dulu panduannya di sini--> http://vhiefa.blogspot.com/2018/02/korean-government-scholarship-program.html

      Delete
  15. Hi vifa!

    blog nya menginspirasi banget nih,dikasih contoh study plan

    btw boleh share personal statement nya ga?biar jadi panduan juga

    Thank you

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih yaaa..

      Hehe. aku mau mau share itu soalnya ada pengalaman hidupnya yang jatuh bangun juga #ciaaah

      Delete
  16. kak mau tanya... kalo ipk 2.89 apakah bisa lolos tapi pas saya liat syaratnya ipk min. 2.6an? trs saya waktu kuliah S1 ambil jurusan pendidikan matematika sedangkan jujur saya pengen mengembangkan kemampuan IT maka dari itu saya pengen lewat jalur kgsp ambil s2 jurusan IT... jika jurusan S1 saya berbeda dengan jurusan yg saya mau ambil di S2 lewat kgsp apakah bisa lolos? mohon pencerahan nya kak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya lupa syarat min IPK berapa. hahah.. kalau di atas batas, coba aja daftar.

      Menurutku Matematika dan IT masih nyambung lho... tergantung alasannya aja gimana dibuat sebagaimana rupa. Dicoba aja. Semangat.

      Delete
  17. Kak, maaf aku mau tanya, maksud regional sama non-regional itu apa ya kak? Aku baru searching nih kak. Dan beberapa kampus pilihanku itu non-regional kak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di panduan ada list-nya yang regional kampus mana aja. yang non-regional kampus mana aja. Baca panduannya dulu yaa... link --> http://vhiefa.blogspot.com/2018/02/korean-government-scholarship-program.html

      Delete
  18. halo kaak! salam kenaal☺️ Yang aku temuin di web itu cmn ada list Universitas yg bisa kt daftar tp ngga ada list jurusan apa aja yg tersedia. Aku bisa temukan dmn yyaa list jurusan2nya? Terima Kasih banyak kaak🤗

    ReplyDelete
  19. Kalo gitu list jurusannya coba cari di web kampus tersebut.

    ReplyDelete

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

My picture

Hallo there, you can call me Fifa..
I am Indonesian who is currently studying in Korea.

Popular Posts

Google+ Followers

Follow by Email

Total Pageviews

Instagram

Instagram

Follow Me

Copyright © Vhiefa | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com